Sudah tahu cara membangun personal branding yang benar? Begini langkahnya!
Personal branding adalah salah satu strategi efektif yang bisa membuat kamu mendapatkan klien atau dilirik oleh perusahaan. Melalui personal branding ini, kamu bisa membentuk persepsi dari suatu perusahaan atau klien atas bidang pekerjaan yang kamu kerjakan. Namun, apa sebenarnya pengertian personal branding ini dan bagaimana cara membangunnya?
Ulasan kami kali ini akan memberikan penjelasan mendalam mengenai hal tersebut, mulai dari pengertian, manfaat, hingga cara membangun personal branding. Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini!
Pengertian Personal Branding

Sumber: pexels.com/Ivan S
Mengutip dari laman Forbes, pengertian personal branding adalah upaya untuk membentuk, menentukan, serta menciptakan persepsi orang lain atas dirimu sendiri. Secara bahasa sendiri, personal branding artinya citra diri (image), yang juga merujuk pada gambaran diri yang ditunjukkan lewat suatu aksi.
Dalam dunia profesional, perusahaan atau klien biasanya menilai branding dari talent atau calon pekerja melalui media sosial, cara berbicara, cara berpakaian, hingga cara bersosialisasi.
Dengan kata lain, apa saja yang kamu tunjukkan secara langsung kepada orang atau di media tertentu adalah branding dari dirimu.
Manfaat Personal Branding

Sumber: pexels.com/Ivan S
Dari pengertian personal branding sebelumnya, kamu mungkin sudah menangkap garis besar tujuan branding ini adalah membantu membentuk kesan positif atas dirimu atau sesuatu yang kamu kerjakan.
Jika dibedah lebih dalam, personal branding ini menawarkan beberapa manfaat yang membuatnya penting dalam dunia professional. Adapun beberapa manfaat personal branding tersebut, antara lain:
1. Menunjukkan Keunikan Diri
Setiap orang pada dasarnya memiliki keunikannya sendiri, namun tidak banyak yang show off keunikannya dengan cara mengesankan. Sama halnya seperti sebuah produk, sesuatu yang unik akan lebih menarik dan mudah diingat oleh audiens.
Begitu pula dengan branding, jika kamu memiliki karakter unik, maka orang-orang akan lebih mudah mengingatmu. Sebagai contohnya, Influencer Keanu AGL memiliki karakter unik berupa sikap ceplas ceplos dan mudah mengomel.
Karakter uniknya tersebut sukses membawanya menjadi salah satu influencer dengan persona kuat di media sosial.
2. Meningkatkan Peluang Karir
Manfaat lainnya dari personal branding adalah mengembangkan peluang karir, khususnya jika kamu menjalankan side hustle.
Misalnya, kamu membranding diri kamu di media sosial sebagai content writer dengan bertahun pengalaman dalam produksi konten bisnis UMKM, maka akan lebih mudah mendapatkan perhatian dari calon klien, khususnya para bisnis UMKM dengan kebutuhan konten.
3. Media Menunjukkan Kemampuan Diri
Personal branding adalah media terbaik untuk memberitahu dunia tentang apa yang kamu lakukan dan seberapa baik kamu dalam hal tersebut. Melalui branding yang tepat, maka kamu bisa membangun kesan kompeten untuk bidang yang kamu kerjakan, sehingga bisa menarik klien dengan project relevan.
Cara Membangun Personal Branding

Sumber: pexels.com/Ivan S
Personal branding pada dasarnya bukanlah hal yang bisa kamu bangun secara instan. Dibutuhkan waktu dan upaya untuk bisa menciptakan personal branding yang positif dan unik. Untuk kamu yang baru ingin memulainya, berikut adalah beberapa dasar cara membangun personal branding yang bisa kamu ikuti:
1. Tentukan Tujuanmu
Setiap pekerjaan atau aksi pastinya harus memiliki tujuan yang jelas, termasuk juga dalam membangun personal branding. Di sini, kamu bisa memulai dengan menentukan goal dari personal branding yang akan kamu bangun.
Tujuan ini juga menjadi penentu strategi apa yang cocok kamu gunakan untuk membangun citra diri secara efektif. Sederhananya; strategi personal branding untuk seorang food blogger tentunya akan berbeda dengan profesi konten kreator teknologi.
2. Lakukan Riset Terlebih Dahulu
Personal branding pada dasarnya adalah hal yang tidak bisa kamu eksekusi tanpa strategi matang. Pasalnya, ada banyak orang yang juga mulai membangunnya dan menjadi sainganmu di dunia profesional.
Untuk aplikasi cara membangun personal branding yang efektif dan matang, kamu perlu meriset dan mempelajari sosok dengan personal branding baik sebagai role model. Cari tahu apa yang mereka lakukan, mulai dari kebiasaan, prinsip kerja, dan lainnya.
Di sini, bukan berarti kamu menjiplak mereka. Kamu hanya sebatas menjadikan mereka sebagai sumber inspirasi dan tetap menonjolkan keunikan milikmu sendiri.
3. Tentukan Karakter yang Ingin Ditonjolkan
Saat membranding diri, kamu memerlukan karakter unik yang bisa ditonjolkan dan membuatmu berbeda dengan yang lain di bidang yang sama.
Misalnya, dalam film Spiderman. Peter Parker mencitrakan sosok Spiderman sebagai pahlawan yang ramah; your friendly neighborhood spider-man”. Ada yang ingat?
Inilah yang dimaksud dengan menonjolkan karakter unik sebelumnya.
4. Originalitas
Bagian terpenting dari cara membangun personal branding pada dasarnya adalah keaslian atau orisinalitas. Poin inilah yang harus kamu jaga saat mulai membranding diri.
Misalnya, kamu ingin dikenal sebagai seorang food vlogger, maka kamu harus membuat konten original yang memuat ceritamu saat kulineran. Bukannya malah mencuri konten milik orang lain dan membagikannya seakan milikmu.
Orisinalitas ini sendiri bukan hanya tentang menjaga reputasimu, namun juga tentang menghindarkan kamu dari potensi tersandung kasus hukum.
Itulah sekilas ulasan dari kami mengenai pengertian, manfaat dan cara membangun personal branding. Singkatnya, personal branding ini adalah strategi yang bisa membantu menunjukkan seberapa keunikan dan kompetensi yang kamu miliki di suatu bidang.
Dengan eksekusi cara membangun personal branding diri yang tepat, maka kamu akan bisa membuka berbagai kesempatan dan peluang karir di dunia profesional. Gimana?
Adakah dari kamu yang sudah memulai membangun personal branding ini?
Share jawabanmu di kolom komentar ya. Jangan lupa juga ikuti series artikel #MulaiKerja lainnya dari Hipwee! See ya!
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
Tim Dalam Artikel Ini
Editor
Seorang SEO Specialist dan Editor dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dalam optimasi website, pengelolaan konten, dan peningkatan performa SEO secara organik.