Cara sehat memanaskan makanan
Memanaskan makanan Lebaran via hellosehat.com
Hari Lebaran identik dengan makanan yang enak-enak. Mulai dari ketupat, opor ayam, sambal goreng kentang, dan masih banyak lagi. Biasanya, makanan ini dimasak dalam jumlah banyak sekaligus. Jadi bisa untuk disantap sendiri maupun untuk menjamu keluarga dan teman yang datang bersilaturahmi. Namun walaupun sudah disantap seharian, makanan itu bisa tersisa cukup banyak. Gimana ya?
Tenang aja, kamu bisa memanaskan makanan sisa tersebut supaya bisa disantap lagi. Asal jangan sembarangan melakukannya karena bisa berbahaya.
Begini Cara Sehat Menyimpan dan Memanaskan Makanan Sisa Lebaran
Yuk, simak dulu cara sehat untuk menyimpan dan memanaskan makanan sisa berikut ini.
1. Jangan biarkan makanan terlalu lama di suhu ruang. Segera simpan dalam wadah tertutup
Sebaiknya jangan terlalu lama membiarkan makanan sisa di udara terbuka karena bisa cepat bau dan basi.
Makanan yang dibiarkan di suhu ruang terlalu lama bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri. Idealnya, makanan sisa disimpan ke dalam kulkas maksimal dua jam setelah dimasak atau disajikan.
Sebelum dimasukkan ke kulkas, pisahkan makanan berdasarkan jenisnya dan simpan dalam wadah tertutup. Cara ini membantu menjaga kebersihan makanan sekaligus mencegah aroma dari makanan lain tercampur.
2. Simpan makanan di kulkas dengan suhu yang cukup dingin
Setelah disimpan dalam wadah tertutup, masukkan makanan ke dalam kulkas supaya lebih awet. Sebagian besar makanan sisa Lebaran bisa bertahan sekitar 3–4 hari di dalam kulkas jika disimpan dengan benar. Bahkan kalau disimpan di dalam freezer, bisa bertahan lebih lama lagi.
Pastikan suhu lemari pendingin berada di angka 4°C atau lebih rendah, sedangkan suhu freezer sebaiknya -18°C. Letakkan wadah-wadah makanan dengan memberi sedikit jarak di antaranya untuk mempermudah proses pendinginan.
3. Kalau makanan disimpan di freezer, cairkan dulu sebelum dipanaskan
Kalau ada makanan yang disimpan dalam freezer, jangan langsung memanaskannya begitu dikeluarkan dari kulkas. Tunggulah dulu supaya mencair.
Cara paling aman adalah dengan memindahkannya ke bagian kulkas biasa beberapa jam sampai mencair. Kalau mau lebih cepat, letakkan makanan ke dalam wadah. Lalu masukkan wadah itu ke dalam baskom berisi air dan ganti airnya setiap 30 menit. Barulah kemudian makanan bisa dipanaskan dengan lancar.
4. Saat memanaskan makanan, pastikan suhunya cukup panas supaya aman dimakan

Ketika memanaskan makanan sisa, pastikan makanan dipanaskan hingga benar-benar panas. Idealnya makanan dipanaskan sampai suhu sekitar 74°C supaya bakteri yang mungkin muncul selama penyimpanan bisa mati.
Untuk makanan berkuah seperti opor ayam atau sayur bersantan, sebaiknya panaskan sampai mendidih. Sementara makanan kering seperti rendang atau sambal goreng bisa dipanaskan dengan api sedang sambil diaduk. Yang penting, pastikan semua bagian makanan benar-benar panas sebelum disajikan kembali
5. Panaskan makanan secukupnya saja agar kualitasnya tetap terjaga
Sebisa mungkin, panaskan makanan secukupnya untuk sekali makan saja. Jika makanan terus-menerus keluar masuk kulkas dan dipanaskan berulang kali, kualitas rasa dan teksturnya bisa menurun. Selain itu, perubahan suhu yang terlalu sering juga bisa meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.
Jadi, ambil makanan secukupnya dari kulkas lalu panaskan seperlunya. Kalau sudah habis, barulah mengambil dan memanaskan bagian yang lain.
Selain itu, penting juga untuk memperhatikan kondisi makanan sebelum dimakan kembali. Jika makanan sudah berubah warna, baunya nggak sedap, atau rasanya aneh, sebaiknya jangan dikonsumsi lagi.
Menyimpan makanan sisa Lebaran sebenarnya tidak sulit, asalkan dilakukan dengan cara yang tepat. Dengan penyimpanan yang benar, hidangan Lebaran favoritmu masih bisa dinikmati lagi keesokan harinya tanpa khawatir soal keamanan maupun rasanya.
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
Tim Dalam Artikel Ini
Editor
Seorang SEO Specialist dan Editor dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dalam optimasi website, pengelolaan konten, dan peningkatan performa SEO secara organik.