15 Contoh Obrolan Saat Ketemu Calon Mertua, Biar Akrab

15-contoh-obrolan-saat-ketemu-calon-mertua,-biar-akrab
15 Contoh Obrolan Saat Ketemu Calon Mertua, Biar Akrab
Share

Share This Post

or copy the link

15 Contoh Obrolan Saat Ketemu Calon Mertua, Biar Akrab

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels via www.pexels.com

Satu hal yang mungkin cukup menakutkan dalam suatu hubungan adalah, tradisi berkenalan dengan orang tua pasangan. Sebenarnya bertemu dengan orangtua pasangan nggak selamanya menakutkan, tapi bagi kamu yang baru pertama kali sudah pasti mengalami kebingungan. Komunikasi jadi hal yang perlu dikuasai, apalagi bertemu orang yang jelas kamu segani. Kalau salah bicara sedikit saja bisa jadi menimbulkan kesan yang buruk.

Jadi buat kamu yang mau ketemuan dengan orangtua pasangan memang perlu persiapan yang matang, salah satunya menyediakan bahan obrolan dengan calon mertua. Tak perlu yang serius sekali, tapi bisa dengan berbasa-basi yang cukup logis. Biar calon mertua menilaimu sebagai pribadi yang komunikatif dan terbuka. Dan obrolan basa-basi itu sendiri bisa seperti yang Hipwee Hubungan uraikan di artikel kali ini.

Ingat kesan pertama selalu datang bukan dari penampilan tapi juga dari apa yang kamu bicarakan.

1. Kondisi cuaca hari ini bisa jadi perbincangan menarik

Musim hujan bisa jadi penyelamat kalau kalian kehabisan akal mau ngobrolin apa dengan calon mertua. Kalau cuacanya bikin suhu dingin, kamu bisa banding-bandingkan di mana kamu tinggal. Sepele banget sih, tapi siapa sangka obrolan ringan kayak gini bikin calon mertua antusias.

Contoh obrolan: 

Di sini adem banget ya, Om. Kalau sore sering hujan juga ya?

Kalau musim hujan begini biasanya daerah sini banjir nggak, Tante?

2. Membicarakan apapun yang ada di sekitar rumah

Apa yang kamu lihat, apa yang kamu rasakan dan apa yang kamu dengar di sekitarmu saat berhadapan dengan calon mertua. Anggap saja kamu dengar suara kereta api, kamu pasti paham harus ngapain, apa yang harus kamu tanyakan dan apa yang harus kamu ungkapkan ketika mendengar suara kereta yang asing buatmu.

Contoh obrolan: 

Wah, foto keluarga yang ini bagus banget, Tante. Ini waktu liburan ya?

Rumahnya nyaman banget, Om. Dekorasinya rapi

Baca konten menarik seputar hubungan: Cara Berdamai dengan Cinta Bertepuk Sebelah Tangan ala Second Lead K-drama

3. Jadikan adik atau kakaknya bahan obrolan

Pacarmu punya adik, apalagi punya adik yang masih kecil dan menggemaskan. Kalian nggak cuma bisa ngobrolan kelucuannya tapi juga menemaninya bermain. Selain bisa buat basa-basi, kamu juga bisa tunjukkan kepedulianmu pada anak kecil dengan kelembutan yang kamu berikan padanya.

Contoh obrolan: 

Adiknya lucu banget. Sekarang kelas berapa?

Masnya kerja di mana sekarang, Om?

4. Membicarakan lingkungan tempat tinggal keluarga mereka

Paling simpel dan pasti menarik orang tua pasanganmu untuk membalas pertanyaanmu. Bahas soal daerah di mana dia tinggal, kalau kebetulan kamu paham daerah itu, kamu bisa ngobrolin hal seputar ini. Nggak bakal garing…

Contoh obrolan: 

Daerah sini nyaman ya, Tante. Ramai, tapi nggak terlalu macet.

Kalau pagi di sini banyak yang jual sarapan ya, Om?

5. Cerita pengalamanmu kesasar saat ke rumahnya

Rute perjalanan jadi bahasan menarik, kamu bisa berlagak bodoh untuk menanyakan rute yang benar untuk menuju rumah calon mertua. Nggak ada salahnya juga cerita pengalaman hampir kesasar, siapa tahu itu bisa membuat ayah atau ibunya tertawa. Bukannya itu jadi nilai tambah, membuat suasana lebih cair, sekalipun kamu jadi bahan tertawaan.

Contoh obrolan: 

Tadi sempat salah belok dua kali, Om. Untung ketemu jalan yang benar.

Saya kira tadi nyasar, ternyata rumahnya gampang ditemukan juga ya, Tante.

6. Ngobrol sambil nonton TV

Nggak ada habisnya kalau bicara soal tren, atau sesuatu yang viral. Melihat calon mertua sedang asyik nonton tv bisa kamu jadiin bahan buat basa-basi, dari ngobrolin program sampai kasih tahu hal-hal keren yang orang tua pacarmu belum tahu. Kamu anak muda kekinian pasti pinter lah bikin obrolan jadi menarik tentang media.

Contoh obrolan:

Om suka nonton berita ya? Saya juga kadang ngikutin

Wah acara ini masih ada ya, Tante? Dulu saya sering nonton juga

7. Membahas hewan peliharaan

Kalau orang tua pacarmu pelihara anjing, baiknya kamu paham soal dunia anjing. Hewan peliharaan menjadi semacam kunci ajaib untuk membuka obrolan yang bikin calon mertua betah lama-lama ngobrol denganmu.

Contoh obrolan: 

Kucingnya lucu banget, Tante. Namanya siapa?

Anjingnya ramah ya, Om. Sudah lama dipelihara?

8. Menanyakan pekerjaan orangtua pasangan

Dulu sempet pengen sih Om kerja di perusahaan semacam itu… via www.pexels.com

Apa pekerjaan orang tua pasangan? Kalau kamu sudah paham betul, mending kalau mau basa-basi, pakailah topik yang nggak jauh-jauh dengan latar belakang pekerjaan calon mertua. Daripada kamu bingung, mending ngobrolin yang kamu kuasai deh, jangan sok pintar dan membangun topik di luar kemampuan dan minat calon mertua…

Contoh obrolan: 

Om, kerja di bidang itu sudah lama ya? Pasti banyak pengalaman.

Wah, menarik ya, Tante, pekerjaannya. Saya jadi pengin tahu lebih banyak.

9. Bertanya soal kebiasaan pasangan

Orang tua pasti tahu aib-aib nyeleneh pasangan yang belum kamu paham. Kamu bisa tanyakan ke orang tua pasanganmu itu, sekadar becandaan biar suasana nggak tegang. Nggak usah ngobrolin hal yang serius, karena orang tua pacar juga belum begitu paham dengan dirimu.

Contoh obrolan: 

Dia dari dulu memang suka bangun siang ya, Tante?

Waktu kecil dia memang pendiam atau justru aktif banget, Om?

10. Ngobrolin kebutuhan rumah tangga atau harga sembako

Di tempatku garam naik hampir 100% harganya, kasihan yang jualan makanan juga kan, Tante… via unsplash.com

Jangan anggap remeh pengetahuanmu tentang sembako, itu berharga buat kamu kalau suatu waktu bertemu dengan orang tua pasangan. Basa-basi dengan bahan yang ringan seperti ini bisa membuat orang tua pacar tertarik, karena mereka pasti peduli dan paham dengan sembako, dan kebutuhan pokok lain. Simpel dan tentunya nggak sulit, kan?

Contoh obrolan: 

Sekarang harga cabai mahal banget ya, Tante.

Minyak goreng sekarang naik lagi ya, Om?

11. Memuji masakan atau suguhan dari calon mertua

hipwee-dinner with

“Wah Tante, masakannya enak banget. Ini resep sendiri ya?”

Kalau kamu sedang dijamu makan atau sekadar diberi camilan, jangan cuma diam lalu makan saja. Memuji masakan atau suguhan adalah cara paling aman untuk membuka obrolan. Selain bikin suasana lebih cair, calon mertua juga biasanya senang kalau usahanya dihargai. Dari obrolan soal makanan ini, topik bisa melebar ke kebiasaan masak di rumah, makanan favorit pasanganmu, sampai cerita keluarga.

Contoh obrolan: 

Wah, Tante, ayam gorengnya enak banget. Bumbunya berasa.

Sambalnya enak, Om. Saya sampai nambah.

12. Menanyakan hobi calon mertua

hipwee-gardening

“Om biasanya kalau libur suka mancing atau berkebun?”

Daripada bingung mencari topik, coba arahkan obrolan ke hal yang mereka sukai. Saat orang tua pasangan membicarakan hobinya, biasanya mereka jadi lebih santai dan antusias. Kamu juga akan terlihat sebagai pribadi yang perhatian karena mau mengenal keseharian mereka. Obrolan sederhana ini bisa membangun kesan bahwa kamu benar-benar ingin dekat dengan keluarganya.

Contoh obrolan: 

Om kalau libur biasanya suka mancing ya?

Tante suka berkebun ya? Tanamannya bagus-bagus.

13. Bertanya tentang cerita masa kecil pasangan

hipwee-chit chat

“Waktu kecil dia termasuk anak yang bandel nggak sih, Tante?”

Topik soal masa kecil pasangan hampir selalu berhasil mencairkan suasana. Orang tua biasanya senang menceritakan kenangan lucu anaknya, dan kamu bisa ikut menanggapi dengan santai. Selain bikin suasana lebih hangat, kamu juga jadi terlihat akrab tanpa harus memaksakan obrolan berat. Bonusnya, kamu bisa tahu sisi lain pasanganmu yang belum pernah dia ceritakan.

Contoh obrolan: 

Dulu dia waktu kecil suka bikin ulah nggak, Tante?

Om, dia kecilnya termasuk anak yang aktif ya?

14. Menanyakan kegiatan keluarga saat akhir pekan

hipwee-hangout

“Biasanya kalau akhir pekan keluarga di rumah suka ngapain, Om?”

Pertanyaan seperti ini terdengar ringan, tapi bisa membuka banyak obrolan. Dari sini kamu bisa tahu kebiasaan keluarga pasangan, apakah mereka suka kumpul bersama, jalan-jalan, atau sekadar santai di rumah. Obrolan seperti ini juga membantu kamu menyesuaikan diri dengan lingkungan keluarganya, sehingga calon mertua merasa kamu mau memahami kebiasaan mereka.

Contoh obrolan: 

Kalau akhir pekan biasanya keluarga suka kumpul di rumah ya?

Biasanya hari libur suka jalan-jalan atau santai di rumah, Tante?

15. Membahas rencana atau kegiatan sederhana setelah ini

Kalau suasana mulai agak sepi, pertanyaan ringan soal aktivitas setelah ini bisa menyelamatkan percakapan. Nggak harus topik besar, cukup tanyakan rutinitas kecil di rumah. Selain bikin obrolan tetap berjalan, kamu juga menunjukkan ketertarikan pada dinamika keluarga mereka. Hal-hal sederhana seperti ini justru bisa memberi kesan hangat dan sopan.

Contoh obrolan: 

Nanti sore biasanya di rumah pada santai ya, Om?

Kalau malam biasanya keluarga kumpul bareng juga, Tante?

Nah, beberapa gaya basa-basi di atas mungkin nggak bisa menyelamatkanmu dari ketakutan, tapi kamu bisa coba sekadar untuk membangun topik yang menarik perhatian mereka. Kamu bisa coba cara lain, tapi yang perlu kamu lakukan pertama kali adalah pahami latar belakang orang tua pasangan. Sejutek-juteknya calon mertua kalau kalian tahu celahnya, mereka pasti membuka hati dan hubunganmu dengan pasangan pasti aman

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
15 Contoh Obrolan Saat Ketemu Calon Mertua, Biar Akrab

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy Astaga! privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us