Nadya Quamila | Beautynesia
Kamis, 30 Apr 2026 15:00 WIB
21 Pekerjaan yang Diprediksi Hilang pada 2030/Foto: Freepik/rawpixel.com
Kecanggihan teknologi layaknya dua sisi koin. Ada kemudahan yang ditawarkan, tapi di sisi lain juga mendatangkan risiko yang signifikan, tak terkecuali di bidang pekerjaan. Karena kecanggihan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), sejumlah posisi di perusahaan bisa hilang pada 2030.
Menurut proyeksi World Economic Forum (WEF) dalam Laporan Masa Depan Pekerjaan 2025, sekitar 92 juta pekerjaan akan benar-benar usang bahkan menghilang pada 2030. Menurut lembaga McKinsey Global Institute, dampak AI dan otomatisasi dapat menghilangkan pekerjaan hingga 12 juta pekerja di AS dan Eropa dalam lima tahun ke depan. Hal ini mendorong jutaan profesional mau tak mau beralih jalur karier.
Kira-kira pekerjaan apa saja yang diprediksi akan menghilang pada 2030? Berikut ulasannya dilansir dari Forbes.
21 Pekerjaan yang Diprediksi Hilang pada 2030

21 Pekerjaan yang Diprediksi Hilang pada 2030/Foto: Pexels/Mikhail Nilov
Studi McKinsey menunjukkan bahwa pekerjaan yang paling rentan hilang dalam beberapa tahun ke depan adalah pekerjaan yang cukup mudah diprediksi dan sifatnya repetitif atau berulang. Selain itu, pekerjaan seperti pengumpulan dan pengolahan data adalah dua kategori aktivitas yang dapat dilakukan dengan lebih baik dan cepat dengan mesin.
“Hal ini dapat menggantikan sejumlah besar tenaga kerja, misalnya, dalam pengurusan hipotek, pekerjaan paralegal, akuntansi, dan pemrosesan transaksi back-office,” demikian pernyataan laporan tersebut.
Berikut beberapa posisi atau jabatan yang diperkirakan akan menghilang dalam lima tahun ke depan (diambil dari data yang dikumpulkan dari World Economic Forum, LinkedIn, dan sumber dari otoritas seperti London Institute of Banking and Technology):
- Petugas layanan pos
- Teller bank dan petugas terkait
- Petugas entri data
- Kasir ritel dan petugas tiket
- Asisten administrasi dan sekretaris eksekutif
- Pekerja percetakan dan perdagangan terkait
- Petugas akuntansi, pembukuan, dan penggajian
- Petugas pencatatan material dan penyimpanan stok
- Petugas transportasi dan konduktor
- Pekerja penjualan dari pintu ke pintu, penjual koran dan pedagang kaki lima, dan pekerja terkait
- Desainer grafis
- Penilai klaim, pemeriksa, dan penyelidik
- Pejabat hukum
- Sekretaris hukum
- Telemarketer
- Peran dukungan TI dasar
- Pekerja jalur perakitan
- Operator mesin
- Pekerja gudang pemetik dan penanganan
- Penanggung asuransi
- Agen perjalanan
Apa yang Bisa Kita Lakukan?

21 Pekerjaan yang Diprediksi Hilang pada 2030/Foto: Freepik
Beauties, mungkin rasanya menakutkan untuk membayangkan bagaimana begitu banyak hal bisa berubah hanya dalam lima tahun, terlebih terkait prediksi soal beberapa pekerjaan yang bisa menghilang pada 2030.
Tapi, hilangnya sejumlah pekerjaan tersebut diimbangi oleh terciptanya peran dan jabatan baru yang bahkan belum pernah kita dengar sebelumnya.
Faktanya, pada tahun 2030, WEF memprediksi akan ada 170 juta pekerjaan baru, yang mewakili sekitar 14 persen dari total lapangan kerja saat ini. Pertumbuhan jabatan baru ini didorong oleh perubahan ekonomi, pergeseran pasar, fokus pada energi bersih, dan AI serta kemajuan teknologi, yang menyebabkan permintaan akan keahlian baru dan terciptanya peluang baru yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.
Nah, di sisi lain, kamu juga bisa mempersiapkan diri dengan selalu mengupgrade skill. Jika kamu bekerja di salah satu bidang yang sudah disebutkan di atas, apa yang dapat kamu lakukan sekarang untuk mempersiapkan karier agar tidak tertinggal di tahun 2030?
1. Tingkatkan Keterampilan di Bidang yang Diminati
Perhatikan arah perkembangan pasar dengan menganalisis laporan pekerjaan seperti yang diposting oleh Coursera dan WEF. Tanyakan pada dirimu, keterampilan apa yang perlu dikembangkan sekarang untuk mempersiapkan diri menghadapi pekerjaan yang dibutuhkan saat ini dan di masa depan?
Beberapa keterampilan yang telah terdaftar sebagai keterampilan dengan pertumbuhan tinggi untuk tahun 2025 meliputi literasi AI, analisis data, kepemimpinan talenta, pengalaman pengguna, pemasaran digital, dan berpikir kritis/pemecahan masalah.
2. Tonjolkan Keterampilan yang Dapat Ditransfer
Bingkai identitas karier kamu di sekitar keterampilan dan pengalaman yang dapat ditransfer yang dimiliki di berbagai peran, terutama jika jabatan kamu sebelumnya tidak relevan. Susun kembali pengalaman di sekitar hasil yang dibutuhkan di sebagian besar peran, seperti peningkatan proses, manajemen digital, kolaborasi lintas fungsi, dan optimalisasi alur kerja.
3. Membangun Pilihan Alternatif
Beauties, kamu tentu tidak ingin berada dalam posisi di mana pekerjaan kamu adalah satu-satunya sumber dukungan finansial dan kemajuan karier. Kamu perlu memiliki beberapa pilihan. Tujuannya untuk mengurangi risiko dan membangun ketahanan karier, melindungi kamu dari masa-masa ekonomi yang tidak pasti dan perubahan industri, serta tekanan yang meningkat pada pemberi kerja, yang pada akhirnya menyebabkan PHK.
Beauties, daftar pekerjaan di atas kemungkinan akan usang bahkan menghilang, tapi bukan berarti kamu juga harus demikian. Poin pentingnya adalah, apa yang akan kamu lakukan hari ini agar tetap relevan di industri pekerjaan?
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.