Bagi jutaan umat Muslim di Indonesia, perjalanan Umrah bukan sekadar ibadah fisik dan spiritual; ini adalah perjalanan hati, sebuah kerinduan yang akhirnya terbayar lunas. Namun, ketika ritual tawaf wada’ (tawaf perpisahan) selesai dan koper-koper mulai dikemas di hotel Makkah atau Madinah, ada satu kecemasan kolektif yang menghantui hampir setiap jemaah: “Bagaimana cara saya membawa air Zamzam untuk keluarga di rumah?”
Dari sekian banyak jenis oleh oleh umroh, mulai dari kurma Ajwa, kacang Arab, kismis, hingga sajadah; Air zam zam menduduki kasta tertinggi. Ia adalah “Raja” dari segala oleh-oleh. Tidak ada buah tangan yang lebih dinanti oleh tamu yang datang berkunjung ke rumah sepulang kita Umrah selain seteguk air suci ini.
Namun, di balik botol galon 5 liter yang ikonik itu, tersimpan drama penerbangan, regulasi ketat kerajaan Arab Saudi, fluktuasi harga yang tajam, hingga ancaman barang palsu yang mengintai. Artikel ini akan membedah mengapa Zam zam 5 liter begitu vital, betapa sulitnya membawanya pulang, dan bagaimana memastikan keasliannya.
Mengapa Harus Zam Zam? Filosofi di Balik “Oleh-Oleh Wajib”

Air zamzam memiliki banyak manfaat bagi tubuh
Mengapa jemaah rela bersusah payah memikirkan air Zamzam? Jawabannya melampaui sekadar fungsi hidrasi.
1. Keberkahan dan Mukjizat Sejarah
Air Zamzam bukan air biasa. Ia adalah bukti kasih sayang Allah kepada Siti Hajar dan Nabi Ismail AS di tengah tandusnya lembah Bakkah (Makkah). Selama ribuan tahun, sumur ini tidak pernah kering meski dipompa jutaan liter setiap harinya untuk melayani jemaah haji dan umrah. Membawa pulang Zamzam berarti membawa pulang sepotong “mukjizat” tersebut ke rumah.
2. “Zamzam Lima Syuriba Lahu”
Ada hadis populer yang dipegang teguh oleh jemaah: “Air Zamzam itu tergantung niat orang yang meminumnya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah). Keluarga di tanah air menitipkan doa lewat air ini. Ada yang meminumnya untuk kesembuhan penyakit kronis, ada yang meminumnya agar dimudahkan jodoh, ada pula yang meminumnya sembari berdoa agar segera dipanggil ke Tanah Suci. Memberikan Zamzam kepada tamu adalah bentuk sedekah spiritual tertinggi seorang jemaah Umrah.
3. Tradisi “Ngalap Berkah” (Tabarruk)
Dalam budaya masyarakat Muslim Indonesia, tamu yang datang menjenguk orang yang baru pulang Umrah berharap mendapatkan “cipratan” keberkahan. Seteguk air Zamzam yang dituang ke gelas kecil (cawan) menjadi simbol bahwa doa si jemaah Umrah juga mengalir kepada si tamu. Rasanya belum sah pulang Umrah jika tidak menyuguhkan air Zamzam.
Misi Mustahil? Sulitnya Membawa Zamzam 5 Liter ke Indonesia

Hanya mereka yang mematuhi regulasi penerbanganlah yang bisa membawa air zamzam ke Tanah Air dalam jumlah yang sudah ditentukan.
Di sinilah drama dimulai. Dahulu, jemaah mungkin bebas membawa jerigen-jerigen air di bagasi. Namun, dalam satu dekade terakhir, General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi telah memperketat aturan main.
1. Larangan Mutlak di Bagasi Tercatat
Aturan penerbangan internasional sangat ketat: Dilarang keras memasukkan air Zamzam (cairan dalam jumlah besar) ke dalam koper bagasi. Alasannya adalah keselamatan penerbangan. Tekanan udara di bagasi pesawat dapat membuat jerigen pecah atau meledak. Jika air tumpah, ia bisa merusak koper jemaah lain dan, yang lebih fatal, merusak sistem kelistrikan atau struktur pesawat (korosi).
Setiap tahun, ribuan liter Zamzam disita di bandara King Abdulaziz (Jeddah) atau Prince Mohammad bin Abdulaziz (Madinah). Pemandangan jemaah yang menangis atau berdebat dengan petugas bandara karena koper mereka dibongkar dan jerigen airnya dibuang adalah pemandangan umum.
2. Jatah Resmi: Hanya 5 Liter (Itupun Jika Beruntung)
Secara regulasi resmi terbaru, setiap jemaah Umrah biasanya mendapatkan jatah 1 galon ukuran 5 liter yang sudah dikemas khusus (bukan jerigen pasar, tapi kemasan kardus berstandar penerbangan).
-
Mekanisme: Jemaah tidak membawa ini dari hotel. Air ini biasanya dibagikan di bandara saat check-in atau setibanya di bandara kedatangan di Indonesia (tergantung maskapai dan kebijakan travel).
-
Masalahnya: Terkadang, regulasi berubah mendadak. Ada periode di mana jemaah tidak mendapat jatah sama sekali karena keterbatasan kargo, atau jemaah ingin membawa lebih dari 5 liter karena jumlah keluarga di Indonesia sangat banyak.
3. Usaha “Penyelundupan” yang Sia-sia
Karena jatah 5 liter dirasa kurang (bayangkan membagi 5 liter untuk 100 tamu, masing-masing hanya dapat setetes), banyak jemaah mencoba “kreatif”. Mereka membungkus botol air mineral bekas dengan lakban cokelat, membungkusnya dengan kain ihram, lalu menyelipkannya di tengah tumpukan baju kotor di koper. Sayangnya, teknologi pemindai X-Ray bandara Saudi sangat canggih. Cairan memiliki densitas yang mudah dideteksi. Hasilnya? Koper dibongkar paksa, kunci dirusak, dan air tetap disita. Risiko ini tidak sebanding dengan hasilnya.
Solusi Tanah Air – Membeli Zamzam di Indonesia

Sekarang beli air zamzam bisa di Indonesia langsung, lho! Credit: hamidah.id
Karena sulitnya membawa sendiri dari Saudi, muncullah industri besar di Indonesia: Importir Air Zamzam. Pasar Tanah Abang di Jakarta, Ampel di Surabaya, atau Pasar Baru di Bandung menjadi pusat distribusinya.
Berapa Harganya?
Harga air Zamzam 5 liter di Indonesia sangat fluktuatif, bergantung pada musim (Haji vs Umrah) dan ketatnya jalur pengiriman kargo laut/udara.
-
Harga di Makkah: Sebenarnya air Zamzam itu gratis di Masjidil Haram. Namun, untuk kemasan oleh-oleh resmi di bandara, harganya sangat murah (sekitar 7-10 Riyal atau Rp 30.000 – Rp 45.000).
-
Harga di Indonesia:
-
Normal: Rp 450.000 – Rp 550.000 per galon 5 liter.
-
Musim Haji/Langka: Bisa melonjak hingga Rp 650.000 – Rp 800.000 per galon.
-
Kenapa mahal? Anda tidak membayar airnya, tapi anda membayar biaya kargo (shipping cost) yang mahal untuk benda berat (air), pajak bea cukai, dan risiko pengiriman.
Hati-Hati Zamzam Palsu! (Isu Keaslian)

Banyak produk air zamzam palsu yang beredar, jadi sebagai pembeli wajib berhati-hati dan selektif sebelum membelinya!
Tingginya permintaan dan mahalnya harga memicu oknum jahat membuat “Zamzam KW” atau oplosan. Ini adalah air sumur biasa di Indonesia yang dikemas dengan kardus bertuliskan huruf Arab agar mirip dengan kemasan asli dari National Water Company (NWC) Saudi.
Bagaimana cara membedakan Zamzam 5 Liter yang Asli dan Palsu? Sebagai pembeli, Anda harus jeli.
1. Cek Kemasan (The Packaging)
Kemasan Zamzam resmi terus berganti untuk menghindari pemalsuan.
-
Barcode & QR Code: Kemasan asli 5L terbaru biasanya memiliki barcode yang valid dan QR Code yang bisa dipindai, seringkali terhubung dengan Nusuk atau otoritas terkait.
-
Kualitas Kardus: Kardus asli tebal, cetakannya tajam (tidak buram), dan memiliki segel plastik yang kuat di bagian tutup galon.
-
Tulisan: Ada tulisan “King Abdullah Zamzam Water Distribution Center” yang jelas.
2. Uji Rasa (The Taste Test)
Bagi yang sering Umrah, lidah tidak bisa bohong.
-
Zamzam Asli: Memiliki rasa yang heavy (berat), sedikit payau (alkaline), namun menyegarkan. Tidak tawar seperti air mineral biasa. Struktur airnya terasa lebih “tebal” di tenggorokan.
-
Zamzam Palsu: Rasanya tawar, persis air kemasan lokal atau air sumur rebusan.
3. Uji TDS (Total Dissolved Solids)
Ini cara paling ilmiah. Anda bisa membeli alat TDS Meter murah di toko online (seharga Rp 20.000-an).
-
Air Mineral Biasa: TDS-nya berkisar antara 100 – 300 ppm.
-
Air Zamzam Asli: Kaya akan mineral. Angka TDS-nya biasanya tinggi, berkisar antara 400 – 600 ppm (bahkan bisa lebih, tergantung sampel). Jika Anda mengetes air yang diklaim Zamzam tapi TDS-nya hanya 120 ppm, besar kemungkinan itu palsu atau sudah dioplos banyak air biasa.
4. Reaksi Kimia Sederhana (Opsional)
Meskipun tidak selalu akurat, banyak eksperimen menunjukkan air Zamzam memiliki konduktivitas listrik yang lebih baik dibanding air biasa karena kandungan mineralnya (kalsium, magnesium) yang tinggi.
Strategi Cerdas untuk Jemaah

Beli air zamzam secara langsung di Indonesia menjadi salah satu opsi terbaik saat ini. | Credit: hamidah.id
Jika Anda berencana Umrah dan ingin aman perihal oleh-oleh Zamzam, berikut strateginya:
-
Terima Jatah Resmi: Jangan tolak jatah 5 liter dari travel/maskapai. Itu adalah Zamzam paling terjamin keasliannya dan gratis (sudah termasuk paket).
-
Jangan Masukkan ke Koper: Hindari risiko koper dibongkar. Fokuslah mengisi koper dengan oleh-oleh yang ringan dan tidak dilarang (baju, sajadah, cokelat).
-
Beli di Tanah Air (Pre-Order): Jika Anda butuh lebih dari 5 liter, pesanlah di toko perlengkapan haji terpercaya di Indonesia sebelum Anda berangkat atau saat Anda masih di tanah suci. Minta dikirim ke rumah tepat saat tanggal kepulangan Anda.
-
Tips: Belilah dari penjual yang berani memberikan garansi uang kembali jika terbukti palsu (tes TDS).
-
-
Teknik Mencampur (Oplos Sendiri): Ini rahasia umum yang diperbolehkan secara syariat untuk tujuan tabarruk. Jika Anda hanya punya 5 liter Zamzam asli tapi tamu Anda ratusan, Anda boleh mencampurkan 1 liter Zamzam ke dalam 1 galon air mineral biasa. Niatkan untuk keberkahan. Sisa air campuran itu, jika tinggal sedikit, dituang lagi air biasa. Meski konsentrasinya berkurang, keberkahan aslinya diharapkan tetap mengalir.
Kesimpulan
Air Zamzam 5 liter bukan sekadar komoditas; ia adalah simbol kerinduan umat Islam kepada Baitullah. Sulitnya membawa air ini dari Arab Saudi ke Indonesia justru menambah nilai sentimentilnya. Setiap tetes yang sampai ke kerongkongan keluarga di rumah adalah hasil perjuangan logistik dan biaya yang tidak sedikit.
Bagi Anda yang hendak membeli tambahan di Indonesia, waspadalah. Jangan tergiur harga murah (misal Rp 200.000 untuk 5 liter) karena hampir mustahil menutup biaya kargo pesawat dengan harga segitu. Pastikan Anda membeli “Emas Cair” yang asli, agar doa dan keberkahan yang diharapkan benar-benar murni, semurni air yang memancar dari hentakan kaki Nabi Ismail ribuan tahun silam.
Semoga perjalanan Umrah Anda mabrur, dan oleh-oleh Zamzam Anda membawa kesembuhan serta keberkahan bagi siapa saja yang meminumnya.
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
Tim Dalam Artikel Ini
Penulis
Penikmat puisi dan penggemar bakwan kawi yang rasanya cuma kanji.