Danantara Belum Dapat Pastikan Pembelian Saham GoTo

danantara-belum-dapat-pastikan-pembelian-saham-goto
Danantara Belum Dapat Pastikan Pembelian Saham GoTo
Share

Share This Post

or copy the link

tirto.id – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) belum dapat memastikan terkait kabar yang menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan pembelian saham di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk.

Managing Director Investment Danantara, Stefanus Ade Hadiwidjaja, tidak memberikan komentar apapun perihal tersebut. Ia mengaku belum dapat memberikan pernyataan apapun soal kepemilikan Danantara di saham transportasi online itu.

“Saya belum bisa komen dulu ya. Maaf,” katanya singkat saat ditemui di Kemenko Pangan, Senin (4/5/2026).

Respons yang sama juga diberikan oleh Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani. Orang nomor satu di lembaga investasi pemerintah itu juga tidak menjawab secara jelas mengenai hal itu. “Nanti ya kelanjutannya,” ucapnya di lokasi yang sama.

Sementara itu, Tim Komunikasi Danantara memberikan komentar yang cukup panjang. Hanya saja, penjelasan ini juga tidak menjawab terkait masuknya Danantara sebagai pemegang saham di GoTo.

“Danantara Indonesia secara berkelanjutan mengevaluasi beragam peluang untuk melaksanakan mandat kami untuk memberikan dampak sosial-ekonomi yang bermakna bagi Indonesia,” kata Tim Komunikasi Danantara dalam keterangannya.

“Kami tetap disiplin dalam menilai peluang berdasarkan kesesuaian strategis, fundamental, profil risk-return, dan penciptaan nilai jangka panjang, sesuai dengan tahapan investasi yang telah kami tetapkan,” sambung keterangan tersebut.

Sebelumnya, kabar terkait masuknya Danantara sebagai pemegang daham GoTo dilontarkan oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Ia menyebut bahwa pemerintah melalui Badan Danantara sudah masuk sebagai pemegang saham di perusahaan aplikator transportasi online tersebut.

Dasco bilang bahwa langkah tersebut menjadi jalan bagi pemerintah untuk ikut mendorong pembenahan ekosistem industri, termasuk memastikan kebijakan yang lebih berpihak kepada para pengemudi.

“Pemerintah melalui Danantara sudah masuk ke dalam aplikator, mengambil bagian saham. Dengan posisi itu, tentu ada ruang untuk mendorong kebijakan yang lebih baik,” ujarnya saat peringatan Hari Buruh, di Gedung DPR, Jumat (1/5/2026).

Dasco menjelaskan, keterlibatan pemerintah ini akan mengubah skema pembagian pendapatan bagi pengemudi ojek daring dari sebelumnya 20 persen menjadi hanya 8 persen.

Kebijakan tersebut sejalan dengan langkah Presiden Prabowo Subianto yang baru saja menandatangani Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.

tirto.id – Flash News

Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Danantara Belum Dapat Pastikan Pembelian Saham GoTo

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy Astaga! privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us