Trip ke Maroko bareng Trinity!

trip-ke-maroko-bareng-trinity!
Trip ke Maroko bareng Trinity!
Share

Share This Post

or copy the link

Meski sudah pernah ke 111 negara, saya belum pernah ke Maroko–negara di Afrika Utara! Padahal free visa untuk paspor WNI dengan alam dan budaya yang terkenal cakep! Alasannya? Saya ogah traveling ke Maroko sendiri!

Kenapa Saya Pengen ke Maroko?

Di Maroko bisa melihat kota tua yang chaotic, pegunungan, gurun pasir, pasar tradisional penuh rempah-rempah, sampai kota berwarna biru, dan konon, cowoknya ganteng. Eh. Yang paling bikin saya penasaran tentu saja Gurun Sahara, biar bisa membayangkan lagunya Anggun. Belum lagi kota biru Chefchaouen yang sering banget wara-wiri di media sosial. Saya benar-benar penasaran apakah aslinya memang secantik itu atau cuma angle kameranya saja yang bagus. Hehe!

Tapi Justru Karena Itulah Saya Nggak Mau ke Maroko Sendiri!

Semakin saya riset, semakin saya sadar kalau Maroko bukan negara yang paling gampang untuk solo traveling. Jarak antar kotanya jauh-jauh. Dari Fes ke Gurun Sahara saja bisa seharian di jalan. Belum lagi harus memikirkan transportasi, pindah hotel, geret koper, tawar-menawar, sampai scam turis yang cukup sering diceritakan traveler lain. 

Bagi saya pribadi merasa akan jauh lebih nyaman kalau pertama kali ke Maroko bersama travel agent profesional yang sudah paham medan dengan guide lokal. Harga pun jauh lebih murah kalau berombongan dengan waktu yang lebih efektif. Karena itulah trip ini akhirnya terbentuk dengan kolaborasi trip ke Maroko bersama Whatravel

Kapan Kita ke Maroko?

9-16 September 2026 (8 hari/7 malam).

Kita Akan ke Mana Saja?

Itinerary-nya dibuat cukup lengkap karena kita bakal road trip melintasi beberapa wilayah paling ikonik di Maroko.

Hari 1: Jakarta-Casablanca
Perjalanan dimulai dari Jakarta menuju Casablanca menggunakan Emirates transit Dubai. Begitu tiba di Casablanca, kita langsung city tour mengunjungi Hassan II Mosque yang terkenal berdiri megah di tepi laut. Kita juga akan melewati Mohammed V Square, United Nations Square, Corniche Ain Diab, dan Royal Palace dari luar sebelum makan malam dan check-in hotel.

Hari 2: Casablanca-Rabat-Chefchaouen
Setelah sarapan di hotel, kita menuju Rabat, ibu kota Maroko. Di sini kita akan mengunjungi Hassan Tower, Mausoleum Mohammed V, dan Royal Palace sebelum melanjutkan perjalanan menuju Chefchaouen. Nah ini salah satu kota yang paling saya tunggu-tunggu. Hampir semua orang yang pernah ke sana bilang kota ini memang magical. Sore hari kita akan jalan santai menikmati lorong-lorong biru, medina, Plaza Uta el-Hammam, dan area Ras El Ma sebelum makan malam dan beristirahat.

Hari 3: Chefchaouen-Fez
Pagi hari setelah sarapan, kita melanjutkan perjalanan menuju Fes, salah satu kota tertua dan paling bersejarah di Maroko. Kita akan mengunjungi Bou Inania Madrasa, Attarine Madrasa, Mausoleum Moulay Idriss, dan melihat University of al-Qarawiyyin dari luar yang dikenal sebagai universitas tertua di dunia. Malam harinya kita makan malam dan beristirahat sebelum perjalanan panjang menuju Sahara keesokan harinya.

Hari 4: Fez-Ifrane-Midelt-Erfoud-Merzouga
Ini mungkin akan jadi hari perjalanan paling panjang sekaligus paling epik selama trip! Kita mulai masuk area Pegunungan Atlas menuju Ifrane yang dijuluki “Swiss-nya Maroko”. Kita juga akan berhenti di cedar forest sebelum melanjutkan perjalanan melewati Midelt dan Erfoud. Dan akhirnya… Gurun Sahara. Salah satu alasan saya mau ke Maroko! Kita akan berganti kendaraan 4WD menuju area gurun Merzouga dan menikmati sunset di tengah lautan pasir. Malam harinya kita makan malam dan menginap di area desert camp.

Hari 5: Sahara-Todra Gorge-Ouarzazate
Pagi-pagi sekali kita bangun untuk naik unta menikmati sunrise di Gurun Sahara. Saya rasa ini bakal jadi salah satu momen paling memorable sepanjang perjalanan. Setelah sarapan, perjalanan dilanjutkan menuju Todra Gorge yang terkenal dengan tebing-tebing batu raksasanya. Setelah itu kita menuju Ouarzazate dan mengunjungi Aït Ben Haddou yang menjadi lokasi syuting Gladiator, Game of Thrones, The Mummy, dan Prince of Persia. Malam harinya kita makan malam dan beristirahat di hotel.

Hari 6: Ouarzazate-Pegunungan Atlas-Marrakech
Hari ini kita menuju Marrakech melewati Pegunungan Atlas dan jalur Tizi n’Tichka Pass yang terkenal dengan pemandangannya. Kita akan sampai juga di Marrakech, kota paling vibrant di Maroko. Kita akan mengunjungi Koutoubia Mosque, Bahia Palace, dan Jemaa el-Fnaa yang terkenal chaotic tapi seru banget saat malam hari. Malam harinya kita makan malam bersama sebelum kembali ke hotel.

Hari 7: Free Time di Marrakech
Saya sengaja meminta itinerary direvisi supaya ada satu hari santai di Marrakech. Hari ini bebas. Mau shopping di Souk, nongkrong di café, hammam, spa, foto-foto di medina, atau sekadar menikmati suasana kota, silakan. Malam harinya kita menikmati makan malam terakhir bersama sebelum pulang ke Indonesia keesokan harinya.

Hari 8: Marrakech-Casablanca-Jakarta
Setelah sarapan dan check-out hotel, kita menuju bandara di Casablanca untuk penerbangan kembali ke Jakarta via Dubai. Saya yakin perjalanan ini bakal penuh cerita!

Harga Trip Maroko Bareng Trinity

Rp44.900.000/pax all in!
Sudah termasuk tiket pesawat CGK-CMN-CGK naik Emirates, hotel bintang tiga (sekamar berdua), transportasi privat, guide lokal, makan sesuai itinerary, entrance fee sesuai itinerary, mobil 4WD Erfoud-Merzouga, camel ride di Sahara, minum 2 botol/hari/pax, tips untuk guide dan driver, serta travel insurance. Bener-bener tinggal duduk manis dan bawa duit buat jajan doang!

DP cuman Rp3 juta, sisanya bisa dicicil!
Langsung aja kontak ALANA 0877-7230-0344 untuk detail dan pendaftaran.
Buruan ya, karena ini grup kecil biar intimate, jadi tempat terbatas. Cus!
*nyanyi Snow on the Sahara-nya Anggun*

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Trip ke Maroko bareng Trinity!

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy Astaga! privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us