Warga AS Khawatir dengan Capres Biden dan Trump yang Sudah Tua

warga-as-khawatir-dengan-capres-biden-dan-trump-yang-sudah-tua
Warga AS Khawatir dengan Capres Biden dan Trump yang Sudah Tua
Share

Share This Post

or copy the link

Amerika Serikat | Internasional | Politik

FOMOMEDIADebat capres Amerika Serikat diikuti oleh Biden dan Trump. Para pemilih merasa khawatir dipimpin dengan dua orang lanjut usia itu.

Presiden Joe Biden bersama Donald Trump kembali bertemu dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2024. Meski berbeda aliran politik, dua kandidat tersebut memiliki satu kesamaan: sama-sama tua.

Baik Biden maupun Trump saat ini diketahui sudah sama-sama tua. Biden telah berusia 81 tahun, sedangkan Trump terpaut lebih muda 3 tahun, yakni berusia 78 tahun.

Dalam pemilihan presiden Amerika Serikat pada November 2024, para calon bakal melakoni debat sebanyak dua kali. Debat pertama sendiri bakal dilakukan pada Kamis (27/6/2024) mendatang yang digelar di Atlanta, Georgia.

Join CNN as President Biden and former President Trump meet for their first highly anticipated debate of this election season. Thursday, June 27 at 9p ET on CNN and streaming on Max. pic.twitter.com/TUDfIFiG4B

— CNN (@CNN) June 18, 2024

Dengan waktu sebanyak 90 menit, Biden dan Trump yang menjadi kandidat unggulan masing-masing partai bakal beradu argumen. Mulai dari isu ekonomi, sosial, perang luar negeri, hingga masa depan demokrasi Negeri Paman Sam.

Namun, dikarenakan usia yang sudah lanjut, baik Biden dan Trump menghadapi berbagai kekhawatiran pengucapan kata-kata. Apalagi, kesalahan pemilihan diksi pun bakal dianggap memengaruhi suara mereka.

“Tidak ada yang bisa menyembunyikan fakta bahwa Biden berusia 81 tahun, tidak ada yang bisa menyembunyikan fakta bahwa Trump pada dasarnya berusia sama,” kata Jim Messina, ahli strategi Partai Demokrat, dinukil dari BBC.

“Hal yang perlu dilakukan pada Kamis malam hanyalah memulai pembicaraan tentang perbedaan di antara mereka,” lanjutnya.

Aturan Mikrofon Dimatikan

Dalam debat tahun ini, Biden dianggap lebih diuntungkan. Pasalnya, dalam aturan terbaru, mikrofon bakal dimatikan ketika tidak sedang waktunya bicara. Artinya, mikrofon menyala apabila para calon presiden berargumen.

BACA JUGA:

Mikrofon yang dimatikan tersebut merupakan pembelajaran dari debat capres pada 2020. Waktu itu, Trump dianggap terlalu mendominasi, bahkan secara terus-menerus menyela Biden.

Gara-gara itulah aturan mikrofon dimatikan muncul. Hal ini sebagai langkah untuk menghargai waktu bicara salah satu kandidat.

Kekhawatiran pada Generasi Tua

Masalah usia pada dua kandidat calon presiden Amerika Serikat tersebut tampak jadi hal yang paling banyak dipermasalahkan. Menurut jajak pendapat yang dilakukan oleh New York Times berkolaborasi dengan Siena College pada Maret 2024, menunjukkan bahwa para pemilih lebih mengkhawatirkan masalah usia.

Salah satu paling dikhawatirkan dalam jajak pendapat itu adalah usia Joe Biden. Namun, jika Trump terpilih menjadi presiden, maka ia bakal memecahkan rekor sebagai presiden Amerika yang terpilih dengan usia paling tua.

Hasil jajak pendapat tersebut memperoleh hasil sebanyak 73 persen pemilih percaya bahwa Biden terlalu tua untuk menjadi presiden aktif. Tak hanya itu, termasuk mereka yang mencalonkan dengan usia 65 tahun ke atas menjadi kekhawatiran tersendiri. 

Termasuk ke Trump, sebanyak 42 persen pemilih yang terdaftar mengatakan bahwa mantan presiden itu sudah tua meski selisih 3 tahun.

Penulis: Sunardi

Editor: Safar

Ilustrator: Vito

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Warga AS Khawatir dengan Capres Biden dan Trump yang Sudah Tua

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy Astaga! privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us