Bagaimana keseruan tur langsung di Kota Taipei yang dikenal cukup beragam? Para Influencer ini punya jawabannya!
meningkatnya jumlah wisatawan Asia Tenggara ke Taiwan, Dinas Informasi dan Pariwisata Kota Taipei mengundang delapan influencer ternama dari Thailand, Indonesia, Vietnam, dan Filipina untuk mengikuti tur pengenalan di Taipei. Mereka mendokumentasikan perjalanannya melalui video, menampilkan keberagaman dan keunikan kota yang memesona dari perspektif mereka masing-masing.
Traveler muslim asal Indonesia, Ulfa Alhanif Muslichah memuji lingkungan Kota Taipei yang ramah muslim, sementara pasangan influencer asal Thailand, Travels Again terkesan dengan suasana romantis yang mereka rasakan selama menikmati Festival Musim Panas Dadaocheng. Begitu pula dengan influencer asal Vietnam, Eric dan Chris yang membagikan keindahan Kota Taipei dari sudut pandang anak muda yang menyukai hal-hal baru.
Melalui video yang menarik, Dinas Informasi dan Pariwisata Kota Taipei berharap dapat menginspirasi lebih banyak wisatawan mancanegara untuk mengunjungi Kota Taipei yang menawarkan pengalaman berwisata berbeda bagi setiap individu.
Salah satu pengalaman berkesan yakni setelah mengunjungi masjid-masjid di Taipei, Ulfa Alhanif Muslichah mengatakan:
“Taipei benar-benar ramah bagi wisatawan Muslim. Fasilitas ibadahnya tersedia dengan baik, dan ada begitu banyak restoran atau rumah makan halal, jadi sangat mudah kalau mau menikmati kuliner di sini.”
Pakar eksplorasi budaya, Kentang Idaman (Viviannzi) bahkan dibuat kagum oleh harmonisasi yang indah antara tradisi dan modernitas di Taipei, khususnya pemandangan Taipei 101 pada malam hari yang terlihat dari atap Dream Plaza.
Selain itu, Thai Market (Pasar Thailand) menyuguhkan preferensi yang berbeda untuk wisata keluarga dan pasangan. Misalnya saja, family influencer, Tam Story bersama keluarganya mengunjungi Kuil Longshan dan Kuil Konfusius untuk merasakan langsung budaya tradisional Taiwan, lalu melanjutkan perjalanan ke Beitou demi menikmati quality time di pemandian air panas. Mereka juga berkesempatan mencoba membuat sendiri oleh-oleh paling populer di Taipei, yakni kue nanas, dan menyampaikan kalau momen liburan keluarganya di Taipei sangat berkesan.
Hal berbeda dirasakan oleh pasangan influencer Travels Again yang menjelajahi kafe-kafe estetik di Distrik Zhongshan serta bar-bar meriah di Distrik Xinyi, dan mereka jatuh hati dengan vibes romantis selama berada di di Festival Musim Panas Dadaocheng pada malam hari.
Saat mengunjungi Yangmingshan, travel expert asal Filipina, The Poor Traveler tak bisa berhenti memuji kemudahan transportasi di Taipei:
“Lokasinya dekat sekali dengan pusat kota, kamu bisa menikmati pemandangan alam yang indah banget di taman nasional, dan akses ke mana-mana juga mudah!”
Tak hanya The Poor Traveler, family influencer lain seperti Krisell Lumagui juga menjelajahi Taman Hiburan Anak serta Kebun Binatang Taipei bersama anak-anaknya dengan penuh antusias, mereka pun membagikan pengalamannya:
“Anak-anakku tertarik banget sama berbagai wahana, dan siapa sangka kalau ada begitu banyak fasilitas ramah keluarga yang super lengkap. Perjalanan kali ini bikin seluruh keluarga kami makin jatuh cinta dengan Taipei.”
Untuk pasar Vietnam, Taipei secara khusus mengundang influencer Vietnam, Eric dan Chris, yang berdomisili di Taiwan, agar bisa mengajak para followers mereka menjelajahi kota lebih dalam lewat kacamata anak muda.
Chris bercerita kalau tiap kali menjelajahi Yongkang Street, selalu saja ada hal baru yang dia temukan. Beberapa kuliner yang menurutnya wajib dicoba saat ke Taipei adalah mango shaved ice (es mangga serut), mie kuah daging sapi, sampai xiaolongbao. Tak hanya itu, Chris juga merekomendasikan beberapa bar di East District dan lorong-lorong rahasia di Yuanshan sebagai spot seru yang wajib dikunjungi turis.
Sementara itu, Eric memberikan bocoran hidden gems yang sangat instagramable, mulai dari Taipei Water Park, Bottle Cap Factory -Taipei Made, sampai Taipei Pop Music Center, yang kurang dikenal selain tempat-tempat wisata pada umumnya. Lewat gaya hidup lokal yang mereka bagikan, Eric dan Chris sukses bikin para followers mereka merasa penasaran dan ingin langsung liburan ke Taipei.
Nah, agar promosi makin maksimal, Dinas Informasi dan Pariwisata Taipei juga gencar membuat kampanye iklan outdoor di pusat kota Manila, Bangkok, dan Jakarta. LED screen raksasa dipasang di kawasan BGC Manila, distrik komersial Siam di Bangkok, sampai kawasan bisnis Kota Jakarta. Bahkan ada iklan berjalan di transportasi lokal seperti, tuk-tuk di Thailand dan jeepney di Filipina. Kolaborasi video influencer online plus promo offline ini menjadikan daya tarik Taipei makin kuat di pasar Asia Tenggara.
Dinas Informasi dan Pariwisata Taipei juga menegaskan kalau empat negara Asia Tenggara ini selalu jadi target utama promosi pariwisata mereka. Dengan mengundang berbagai influencer populer untuk eksplor langsung, merasakan sendiri pengalaman mereka, dan berbagi cerita perjalanan, kampanye ini berhasil menaikkan pesona Taipei agar makin dilirik oleh wisatawan Asia Tenggara.
Ke depannya, Taipei bakal terus pakai strategi promosi yang lebih spesifik dan disesuaikan dengan karakter budaya tiap negara agar promonya tepat sasaran dan lebih melekat pada audiens, terutama para pelancong dari seluruh dunia. Tentunya lewat kampanye jangka panjang yang variatif juga, Taipei ingin makin dikenal hingga skala internasional, sekaligus jadi kota nomor satu di Asia yang paling diimpikan wisatawan Asia Tenggara untuk dijelajahi.

Influencer Indonesia, Ulfa Alhanif Muslichah, asyik banget menikmati Zhongshan Linear Park dan area shopping di sekitarnya.

Influencer Indonesia, Kentang Idaman (Viviannzi), dibuat kagum dengan pengalaman seru dan keramahan yang hangat dari orang-orang Taipei. Dia tak hanya memuji kotanya, tapi juga bilang ingin kembali lagi ke sana.

Influencer asal Thailand, Travels Again, terkesan dengan desain arsitektur serta banyaknya koleksi artefak yang sangat beragam di Museum Istana Nasional.

Thai Family Influencer, Tam Story sangat puas menikmati liburan singkat yang santai di Dermaga Guandu dan taman tepi sungai.

Influencer asal Vietnam, Eric, memperkenalkan banyak lokasi foto tersembunyi di Taipei yang sebagian besar hanya dikenal oleh warga lokal.

Influencer asal Vietnam, Chris, menampilkan Taipei dari sudut pandang anak muda sembari mengajak para followers-nya untuk ikut mengeksplor kota tersebut.

Sebuah iklan di Thailand yang ditampilkan di kawasan komersial Siam yang super ramai di Bangkok, tepatnya di jantung kota.

Kampanye Taipei makin ramai menghiasi jalanan Bangkok lewat iklan di tuk-tuk, yang memadukan tampilan luar ruangan dengan transportasi lokal untuk memaksimalkan jangkauan promosi.

Kampanye pariwisata Taipei menghiasi kawasan pusat bisnis Jakarta, yang sukses menyita perhatian para pekerja kantoran dan warga kota yang lalu-lalang.