Mau pergi ke Taiwan? Kamu wajib banget bawa barang-barang ini!
Ingin liburan ke Taiwan selama beberapa hari atau bahkan satu minggu lebih? Ada baiknya kamu mempersiapkan berbagai barang yang nantinya akan membantu kamu selama berada di sana.
Selama satu minggu Tim Hipwee mengunjungi berbagai tempat wisata di Taipei, jauh-jauh hari kami sudah mempersiapkan beberapa barang yang WAJIB dan harus dibawa. Kami membelinya secara online melalui marketplace yang ada di Indonesia. Barang tersebut benar-benar sangat berguna bahkan mempermudah aktivitas kami selama berada di Kota Taipei, Taiwan.
Berikut daftar barang yang wajib kamu bawa saat ke Taiwan dan perlu dipersiapkan dalam satu minggu sebelum keberangkatan!
1. Paspor dan Lembar Print TAC (Termasuk Visa Pendukung)

Tak hanya paspor. Kamu juga harus membawa TAC dan Visa Waiver yang diprint seperti ini. | Visa Doc: Hipwee
Sebelum berangkat ke Taiwan, kamu wajib banget mempersiapakan paspor dan lembaran print TAC (Taiwan Authorization Certificate) disertai lembaran print dokumen visa pendukung (Misalnya saja lembaran print Visa Waiver Jepang). Ini wajib banget dibawa! Jika kamu bawa lembar print TAC tanpa menyertakan print Visa Waiver, penerbangan kamu akan mengalami masalah, karena pihak maskapai di bandara akan memintanya saat kamu hendak check in.
Bagi turis yang masuk Taiwan tanpa daftar Visa ke TETO atau tanpa apply Visa Taiwan dalam bentuk fisik dan memiliki riwayat bepergian sebelumnya ke beberapa negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan negara Schengen, pastinya dapat masuk ke Taiwan menggunakan TAC.
Nah ternyata, selain membawa lembaran print TAC, penumpang juga wajib membawa dokumen lembaran print Visa Waiver atau sejenisnya. Pihak maskapai di bandara akan meminta bukti dokumen keduanya sebelum penumpang check in. Jadi harus benar-benar diingat ya, pastikan kamu membawa paspor, lembaran print TAC, dan lembaran print VISA Waiver.
2. Colokan Universal atau Steker Taiwan (Travel Adaptor)
Bagi kamu yang sudah sering atau beberapa kali traveling ke luar negeri, pasti sudah nggak asing lagi dengan colokan universal/travel adaptor/colokan internasional. Model colokan universal memang serbaguna, bisa digunakan di berbagai negara, termasuk Taiwan.

Coba perhatikan steker yang ditunjukkan pada gambar. Kebanyakan steker di Taiwan menggunakan Tipe A dan B, dan kami membawa universal travel adaptor. | Doc: Hipwee
Terlebih lagi masyarakat di Taiwan sebagian besarnya menggunakan colokan Tipe A (mirip dengan di Amerika dan Jepang) dan sebagian menggunakan colokan Tipe B.
- Tipe A (dua pin pipih sejajar, mirip colokan Amerika/Jepang)
- Tipe B (dua pin pipih + satu pin bulat grounding)
Sementara masyarakat di Indonesia menggunakan colokan Tipe C (dua pin bulat), yang sangat berbeda dengan Taiwan. Oleh karena itu, penting bagi kamu agar membawa colokan universal/travel adaptor dari rumah dan menyimpannya di kabin pesawat ketika berangkat ke Taiwan.
Tim Hipwee membawa dua travel adaptor saat ingin pergi ke Taiwan, yakni colokan universal dan single travel adaptor Tipe A yang ringan. Alasan kami membawa single travel adaptor selain colokan universal adalah karena terkadang colokan universal akan turun atau kendur saat dipasang ke stop kontak yang menempel di dinding. Jadi, untuk berjaga-jaga, kami membawanya dan rupanya memang sangat membantu.

Ini adalah satu travel adaptor yang kami bawa ke Taiwan, selain universal adaptor. | Doc: Hipwee
Harga colokan universal maupun single travel adaptor sangat terjangkau. Kamu bisa membelinya di marketplace dengan harga masing-masing mulai dari Rp20.000,00 (dua puluh ribu rupiah) dan Rp5.000,00 (lima ribu rupiah).
3. SIM Card Taiwan
Selain colokan universal/travel adaptor, benda wajib yang wajib kamu bawa ke Taiwan adalah SIM Card. Meskipun kamu tetap bisa membeli data roaming internasional lewat provider Indonesia, akan tetapi harganya jauh lebih mahal, bukan?
Salah satu Tim Hipwee menggunakan SIM Card dari provider CHUNGWA yang dibeli secara online melalui marketplace. Harganya hanya Rp138.000 berisi kuota 10 GB dengan masa aktif 10 hari. Sinyal provider CHUNGWA merupakan salah satu yang terbaik karena menjangkau hampir seluruh wilayah di Taiwan, termasuk Maokong. Cara mengaktifkannya juga nggak ribet, hanya perlu registrasi menggunakan nama, nomor paspor, dan mengaktifkan data roaming di pengaturan data HP.

Kami membeli SIM Card Taiwan dari toko online dan mengaktifkannya saat tiba di Taoyuan Internasional Airport. | Doc: Hipwee
SIM Card yang kamu beli dari Indonesia ini hanya bisa diaktifkan atau digunakan ketika sudah landing di Taiwan, ya. Kalau dari pengalaman kami, begitu landing di Taoyuan International Airport, kami melipir sebentar ke toilet dan sembari menunggu antrean, kami aktivasi SIM Card tersebut. Prosesnya sangat cepat dan langsung bisa digunakan. Jadi, jangan lupa juga bawa SIM card eject pin atau jarum SIM Card untuk membuka lubang SIM Card tray di smartphone kamu, terutama pengguna Android!
4. Sikat dan Pasta Gigi
Kenapa harus bawa sikat dan pasta gigi, padahal kan biasanya disediakan di hotel? Ternyata hampir seluruh hotel di Taipei, Taiwan tidak menyediakan sikat dan pasta gigi bagi para tamunya, termasuk para turis lho! Hal ini dikarenakan setiap hotel menerapkan prinsip eco friendly dan mengurangi sampah hasil limbah sikat maupun pasta gigi sekali pakai demi mendukung aturan pemerintah setempat.

Kami membawa sikat gigi dan pasta gigi lipat agar lebih mudah dibawa. | Doc: Hipwee
Jadi, kamu harus inisiatif membawa sikat dan pasta gigi dari rumah. Biar lebih mudah, sebaiknya bawa sikat gigi lipat dari brand tertentu agar lebih fleksibel ketika dibawa.
5. Portable Bidet Spray

Rekomendasi kami untuk kamu adalah membeli semprotan bidet portabel yang dilengkapi kantong luar seperti ini. | Doc: Hipwee
Toilet duduk di Indonesia rata-rata sudah dilengkapi dengan bidet spray atau alat semprot, sedangkan kloset duduk di Taiwan kebanyakan adalah western style tanpa bidet spray dan sebagai gantinya disediakan tissue sebagai alat lap di setiap toilet umum. Namun beberapa toilet umum juga masih tersedia kloset jongkok kok! Akan tetapi jumlahnya terbatas, biasanya toilet yang dilengkapi bidet spray ada di restoran yang menyediakan makanan halal di Taiwan.
Untuk mengatasi hal tersebut, kamu wajib membeli portable bidet spray dan letakkan di dalam tas kabin, supaya ketika sudah mendarat di bandara Taiwan, kamu bisa menggunakannya secara langsung tanpa harus membuka koper atau kebingungan. Kami pun sangat terbantu dengan adanya portable bidet spray ini, karena dapat kami isi air melalui kran wastafel di toilet atau restroom dan mengosongkan isinya kembali sebelum dimasukkan ke dalam tas, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman.
Ukuran portable bidet sangat beragam, mulai dari 300 ml, 400 ml, hingga 1000 ml. Kami memilih membawa portable bidet yang mampu menampung 500 ml air dan tersedia kantung (case), sehingga air bekas tetesan tidak membasahi benda lain di dalam tas. Harga portable bidet juga sangat terjangkau, mulai dari Rp20 ribu-an saja.
6. Mata Uang Taiwan (New Dollar Taiwan/NTD)

Kami menukar rupiah dengan NTD di kantor penukaran mata uang asing. | Doc: Hipwee
Barang yang wajib kamu bawa saat ke Taiwan dan sangat penting adalah mata uang Taiwan (NTD), baik dalam bentuk kertas maupun koin. Jadi, beberapa hari sebelum berangkat ke Taiwan, pastikan kamu sudah menukarkan uang rupiah ke mata uang Taiwan lewat Money Changer, ya. Carilah money changer dengan rate terbaik di kotamu dan bawa uang secukupnya.
Perlu kamu ketahui bahwa masyarakat lokal di Taipei dan kota-kota lainnya lebih suka pembayaran menggunakan kertas dan koin, meskipun banyak metode pembayaran digital yang sudah diterapkan oleh sejumlah toko, mini market, mall, dan sebagainya. Namun, untuk toko-toko lokal di Taipei masih banyak yang belum menerima pembayaran digital.
Nah, untuk menghitung berapa banyak uang saku yang harus dibawa dalam bentuk fisik, kamu harus menghitung terlebih dahulu budget liburan & Itinerary selama di Taiwan.
7. Sepatu Running/Sneakers dan Sandal

Lihat! Hampir semua orang di Taiwan memakai running shoes atau sneakers. | Doc: Hipwee
Selama menjelajahi berbagai destinasi wisata atau spot turis di Taipei, kami selalu memakai sepatu running yang nyaman, solnya empuk, dan breathable. Masyarakat lokalnya pun juga sangat suka memakai sepatu running/sneakers. Kenapa begitu? Karena sebagian besar mobilisasi ke berbagai tempat di Taiwan dilakukan dengan cara jalan kaki, bahkan hingga berkilo-kilometer.
Sebaliknya, hindari memakai flat shoes selama sehari penuh apabila kamu ingin mengunjungi banyak tempat menggunakan transportasi umum di Taiwan, karena akan membuat kaki mudah sakit.
Tak lupa, kami juga membawa sandal sporty yang empuk dari rumah (disimpan di dalam koper bagasi) saat jalan-jalan di sekitar hotel pada malam hari, karena lebih nyaman dan tidak dianggap aneh oleh masyarakat sekitar. Berbeda dengan memakai sandal jepit yang dianggap masih tak lazim di Taiwan.
8. Topi dan Sunscreen

Banyak orang memakai topi selama musim panas di Taiwan. | Doc: Hipwee
Topi dan sunscreen harus masuk ke dalam daftar barang yang wajib kamu bawa saat ke Taiwan, terutama ketika musim panas (summer) yang suhunya bisa mencapai 36°. Meskipun panas, tetapi kamu tidak akan menyesal traveling ke Taiwan, khususnya ke Taipei ketika summer, karena anginnya yang agak kencang memberikan kesejukan alami, ditambah lagi langitnya sangat biru, jernih, bagaikan crystal clear. Hasil foto kamu pun menjadi lebih aesthetic, indah, dan cerah.
Sejujurnya, kami merasa beruntung ketika berwisata ke Taipei saat musim panas, karena langitnya sangat indah dan banyak tempat asri untuk berteduh sembari minum teh dingin kemasan. Walaupun berjalan kaki lumayan jauh, kami menikmatinya. Nggak heran kalau salah satu waktu terbaik berlibur ke Taiwan adalah bulan Juni-Agustus, tepatnya ketika musim panas.
9. Payung

Banyak orang menggunakan payung selama musim panas. | Doc: Hipwee
Entah mau musim panas atau hujan di Taiwan, sebaiknya kamu bawa payung lipat Anti UV Protection! Karena ternyata pakai topi saja untuk melindungi kepala, terutama bagian muka belum cukup. Musim panas bulan Agustus di Taiwan lumayan terik, lembab, dan bahkan dibarengi hujan saat typhoon season, sehingga butuh payung untuk perlindungan ekstra.
Masyarakat lokal di Taipei juga kerap menggunakan payung saat musim panas maupun hujan dan hal tersebut dianggap sebagai kebiasaan yang lumrah oleh mereka.
Pengalaman kami saat jalan-jalan di Dihua Street pada 13 Agustus 2025, cuacanya panas tetapi sedikit mendung. Kami juga sempat kehujanan di tengah terik matahari. Kedengarannya aneh, tetapi kami mengalaminya sendiri dan waktu itu bertepatan dengan musim taifun yang terjadi di kota lain di Taiwan.
10. Tas Ransel atau Totebag Lipat Tambahan

Siapkan tas ransel khusus untuk menyimpan oleh-oleh dan camilan. | Doc: Hipwee
Wisata ke sebuah negara belum lengkap tanpa membeli oleh-oleh, bukan? Namun seberapa banyak buah tangan yang akan kamu beli, pasti akan memengaruhi space atau ruang dalam koper maupun tas yang kamu bawa. Terlebih lagi jika oleh-oleh dan souvenir yang kamu beli ukurannya cukup besar dan memakan tempat, maka memasukkannya ke dalam koper atau tas pasti akan memengaruhi berat koper bagasi atau membuat tas ransel kamu menjadi sangat berat.
Untuk mengatasinya, kamu bisa membawa satu tas ransel tambahan atau totebag berbahan kuat dan berukuran besar yang khusus untuk menyimpan oleh-oleh sepulang dari Taiwan. Ingat, tas ini benar-benar diperuntukkan untuk menyimpan oleh-oleh saja, ya.
11. Jaket Musim Dingin dan Thermal Wear

sebaiknya membawa jaket musim dingin jika berkunjung ke Taiwan antara bulan Desember dan Februari. | Doc: Hipwee
Siapa yang mau berlibur ke Taiwan saat musim dingin (Winter) yang biasanya berlangsung pada bulan Desember hingga Februari? Siapkan jaket musim dingin dan thermal wear dari rumah, ya! Masukkan jaket tersebut ke dalam tas ransel saat masih berada di bandara Indonesia dan pakai begitu tiba di bandara Taiwan.
Nggak cuma jaket musim dingin, sebaiknya kamu juga membawa thermal wear untuk mencegah hipotermia, khususnya bagi kamu yang baru pertama kali merasakan musim dingin di negara lain. Sebab, musim dingin di Taipei dan daerah lain di Taiwan dapat mencapai 12-18°C dan turun hingga 8-10°C. Karena banyak hotel yang tidak menyediakan heater, musim dingin di Taiwan cukup menusuk tulang saat malam hari.
Selain jaket musim dingin dan thermal wear, jangan lupa membawa lip balm supaya bibir kamu tidak mudah kering, ya!
Selain 10 barang yang wajib kamu bawa saat ke Taiwan, ada beberapa benda opsional lainnya yang yang dapat dipertimbangkan, seperti masker, kaos kaki, plastik zip lock, obat-obatan ringan, dan sebagainya.
Sebaliknya, hindari membawa beberapa barang yang dilarang masuk ke Taiwan, seperti daging, makanan olahan berbahan daging, kacang-kacangan, dan lainnya yang bisa juga kamu baca hanya di Hipwee edisi khusus Hipwee goes to Taipei!