4 Transportasi Umum di Taipei yang Wajib Diketahui Turis

4-transportasi-umum-di-taipei-yang-wajib-diketahui-turis
4 Transportasi Umum di Taipei yang Wajib Diketahui Turis
Share

Share This Post

or copy the link

Kamu bisa pakai 4 jenis transportasi umum di Taipei ini untuk mobilisasi sehari-hari, loh!

4 Transportasi Umum di Taipei yang Wajib Diketahui Turis

Mengunjungi berbagai tempat wisata di Taipei bisa kamu lakukan hanya dengan menggunakan transportasi umum di Taipei, lho! Mulai dari transportasi umum dengan harga yang sangat terjangkau hingga eksklusif, yang membuat perjalananmu terasa lebih menyenangkan selama eksplor Taiwan, khususnya Kota Taipei.

Transportasi umum yang kami maksud adalah MRT, bus, taksi Uber, dan sepeda. Semuanya bisa digunakan oleh turis, tak hanya masyarakat lokal saja. Ditambah lagi, mesin pembelian tiket MRT pun saat ini sudah dilengkapi pilihan berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia.

Namun, namanya transportasi umum pastinya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang dapat dirasakan secara langsung oleh turis, khususnya kami yang saat itu berpetualang menyusuri tiap sudut Kota Taipei di Taiwan.

Berikut empat jenis transportasi umum di Taiwan yang sangat direkomendasikan bagi turis Indonesia dan mancanegara!

1. MRT (Mass Rapid Transit)

mrt di taipei taiwan sebagai transportasi umum turis

MRT adalah transportasi umum yang paling kami rekomendasikan untuk turis. | Dokumentasi: Hipwee

Transportasi umum di Taipei yang paling kami rekomendasikan bagi turis adalah MRT (Mass Rapid Transit) atau kereta cepat bawah tanah yang nyaman, aman, dan mudah diakses oleh semua orang, baik dewasa maupun anak-anak.

Beroperasi mulai dari pukul 06.00 pagi hingga 00.000, harga tiket MRT Taiwan paling terjangkau mulai dari NT$20 (Rp10.000) dengan jarak maksimal 3,5-4 KM dan tertinggi NT$40 (Rp20.000) dengan jarak maksimal 18 KM. Tarif perjalanan ini bisa kamu lihat langsung lewat Map di dalam area stasiun MRT atau melalui website resmi Metro Taipei . Menarik, kan?

Nah, Cara naik MRT di Taiwan sangat mudah! kamu bisa melihat rutenya secara langsung melalui Google Maps dan siapkan Easy Card/iCash atau membeli tiket single-journey (tiket sekali jalan) di Ticketing Booths di dalam area stasiun.

Bagi kami, MRT di Taiwan masuk kategori alat transportasi umum yang sangat sempurna, baik dari segi kecepatan, harga, juga ketepatan waktu dan pastinya anti macet, sehingga jarang delay. Informasi pemberitahuan di dalam kereta juga tersedia dalam bahasa Inggris, jadi lebih mudah dipahami. Ditambah lagi, bagian dalam kereta juga sangat bersih dan nyaman. Namun kenyamanan tersebut tak lepas dari aturan ketat saat menaiki MRT di Taiwan, yakni:

  • Dilarang makan dan minum, bahkan makan permen di dalam kereta
  • Dilarang minum di lokasi kereta (Di area bagian dalam stasiun, karena setiap pelanggar dikenakan denda NT$7,500 atau Rp3.750.000)
  • Tidak boleh berbicara terlalu keras sehingga menganggu penumpang lain atau kamu akan dikenakan denda
  • Tidak boleh menenteng benda-benda tajam (Gunting, pisau, atau pun korek api), jadi sebaiknya masukkan ke dalam tas terlebih dahulu karena dendanya tidak main-main
  • Tidak boleh buang sampah sembarangan di dalam kereta (Dendanya mencapai NT$3,000 atau Rp1.500.000)
  • Jika ingin menonton video melalui HP, pastikan suaranya tidak terdengar oleh penumpang lain, sehingga menggunakan headset atau earphone lebih disarankan
  • Dilarang mengisi daya HP (Nge-charge) di lokasi stasiun/MRT, karena stop kontak di sana tidak diperuntukkan untuk umum. Bagi yang melanggar ini akan dikenakan denda sebesar NT$10.000-NT$1.000.000 (Rp5.000.000-Rp500.000.000)

Bagaimana jika situasinya sangat ramai dan padat? Tenang saja! Kalau pun tidak kebagian tempat duduk, kamu bisa berdiri dengan berpegangan pada hand strap atau tiang dalam kereta. Kemudian, MRT di Taiwan juga cukup stabil, jadi jalannya cukup mulus dan kamu tidak perlu takut kalau oleng atau terjatuh. Yang penting, pegangan aja, ya!

2. Bus 

transportasi umum bus di taipei

Bus di Taipei sangat nyaman dan tarifnya juga terjangkau. | Dokumentasi: Hipwee

Transportasi umum kedua di Taipei yang bisa kamu manfaatkan untuk mobilisasi dari satu tempat ke tempat lainnya yakni bus. Kamu cukp tap-in saat naik bus dan tap-out saat hendak keluar dari bus menggunakan EasyCard atau iCash, agar dapat menjelajahi seluruh tempat di sudut kota Taipei, termasuk seluruh wilayah di Taiwan.

Pastikan, kamu benar-benar tidak lupa tap-in dan tap-out kartu saat menggunakan transportasi bus di Taiwan atau kartumu akan otomatis terblokir. Aturan PENTING lainnya saat naik bus di Taiwan adalah kamu wajib merentangkan atau melambaikan tangan (pose memberhentikan bus) kalau ingin memberhentikan bus, karena jika tidak, supir bus tidak akan berhenti.

Tarif perjalanan bus di Taiwan tidak berbeda jauh dengan MRT, bahkan terkadang untuk beberapa perjalanan dekat hanya NT$15 (Rp7.500) dan paling tinggi NT$40 (Rp20.000) untuk perjalanan lebih dari 15 kilometer.

Untuk mengetahui nomor bus atau titik pemberhentian, kamu bisa melihatnya melalui Google Maps. Misalnya saja, kamu sedang berada di area NTU Hospital, lalu ingin ke Ximending naik bus. Kamu bisa ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Cukup ketikkan “Ximending” di Google Maps,
  • Kemudian klik “Direction” untuk mengatur/memilih alat transportasi (Pilih ikon kereta karena di situ juga ada opsi perjalanan pakai bus di Taiwan)
  • Lalu lihat rekomendasi yang dikeluarkan oleh Google Maps. Kamu bisa memilih rute terdekat yang tidak memakan banyak waktu selama perjalanan
  • Di setiap rekomendasi bus yang dimunculkan oleh Google Maps, kamu pasti melihat ada kode angka atau nomor busnya, kan? Contoh kode angka bus: 49
  • Setelah itu, cobalah berjalan ke halte bus terdekat dan lihat di kaca halte, apakah ada kode 49? Jika ada, berarti kamu dapat naik bus tersebut. Selain halte, biasanya kode angka tersebut juga bisa ditemukan pada papan/tabung informasi yang berada di sebuah tiang di pinggir jalan.
  • Masuk ke dalam bus, tap-in EasyCard/iCash kemudian, duduk, dan lihat pada run text informasi di bus. Apabila muncul next stop Ximending (Pemberhentian selanjutnya adalah Ximending), berarti kamu harus bersiap-siap. 
  • Nah, setelah bus jalan lagi dan hampir dekat dengan Ximending, kamu bisa berdiri dan siap-siap turun. Saat hendak  turun, pencet bel “STOP” yang terdapat pada tiang pegangan bus atau berada di dekat kaca/tempat duduk kamu.
  • Kembali tap-out EasyCard/iCash, lalu turun, deh!

Perlu diingat: untuk mencari “Apakah halte yang dinaiki sudah tepat atau belum? Karena biasanya, halte di Taiwan berada di sebelah kanan dan sebelah kiri jalan”. Kalau mau memastikannya, kamu bisa sembari mengecek arahan di Google Maps (baiknya di-Zoom). Jika arah garis yang dimunculkan ternyata berlawanan arus dari tempatmu berdiri, itu artinya kamu harus menyebrang ke halte yang berada di sebrang jalan. Namun jika arah garis/jalurnya searah dengan tempatmu berdiri, berarti kamu hanya mencari halte terdekat tanpa harus menyebrang jalan.

Selain menggunakan Google Maps untuk mempelajari dan mencari rute bus, kamu juga bisa mengunduh aplikasi Bus Tracker Taiwan di Google Play Store untuk menemukan rute terdekat, melihat jam operasional bus, dan lain-lain.

3. Taksi (Taxi)

taksi sebagai salah satu transportasi pilihan turis di taipei taiwan

Kamu bisa melambaikan tangan untuk menghentikan taksi di Taiwan. Tapi pastikan ada tanda dengan tulisan “空車” | Dokumentasi: Hipwee

Transportasi umum di Taipei yang kami rekomendasikan untuk mobilikasi sehari-hari saat liburan adalah taxi, yang dapat dipesan melalui aplikasi Uber atau aplikasi sejenis FindTaxi. Jenis transportasi ini cocok buat kamu yang enggan jalan kaki menuju stasiun MRT terdekat, sedang membawa koper besar, liburan bersama teman, dan ingin sampai langsung ke tujuan tanpa transit terlebih dahulu.

Berbeda dengan MRT dan bus, harga layanan Uber Taxi lumayan agak pricey bagi turis apabila dipesan perseorangan. Jarak 1-2 kilometer, kamu bisa dikenakan charge NT$150-NT$170 (Rp75.000-Rp85.000), sementara jarak 6-7 km, tarifnya berkisar antara NT$228-NT$380 (Rp114.000-Rp190.000), sehingga transportasi umum ini lebih cocok dipesan oleh kelompok/grup yang berisi 2-3 orang. Dengan begitu, besarnya tarif dapat dibagi dengan beberapa orang dan perjalanan menjadi lebih hemat.

Perlu kamu ketahui bahwa Uber Taxi dibagi menjadi dua jenis, yakni Uber Taxi atau mobil taksi berwarna kuning/orange dan UberX/UberXL yang menggunakan mobil pribadi milik pengendara untuk mengangkut penumpang (mitra Uber).

Kedua layanan tersebut berbeda dari segi tarif dan tempat pemberhentian. Umumnya Taxi Uber berwarna orange atau kuning mudah dijumpai di pinggir jalan khusus parkir kendaraan roda empat dan tarifnya lebih terjangkau, sedangkan UberX sulit dibedakan dengan kendaraan pribadi pada umumnya dan harganya lebih mahal. Jika beruntung, saat memesan UberX kamu bisa naik mobil Tesla dan BYD keluaran terbaru dan menikmati perjalanan mewah selama liburan di Taipei.

Perbedaan lainnya juga terdapat pada cara memberikan kode saat menunggu di pinggir jalan. Taxi warna orange atau kuning bisa kamu pesan secara langsung di pinggir jalan tanpa melalui aplikasi dan melambaikan tangan saat untuk memberikan kode bahwa kamu ingin naik kendaraan tersebut. Sementara, cara kerja UberX sama persis ketika kamu memesan GrabCar maupun GoCar di Indonesia.

Nah, kalau kamu mau naik taksi langsung dari pinggir jalan tanpa memesan lewat aplikasi, pastikan lampu di dalam taksi bertuliskan “Kong Che” (空車) yang berarti “Kosong” atau taksi tidak ada penumpang.

Tak cuma itu, pemesanan UberX di Taiwan dapat dilakukan melalui aplikasi yang pendaftarannya menggunakan nomor HP Indonesia, sementara aplikasi seperti FindTaxi atau mesin ibon di 7-Eleven atau FamilyMart harus menggunakan nomor HP Taiwan. Jangan khawatir, sekarang mesin ibon sudah dilengkapi bahasa Indonesia, kok! Jadi, kamu bisa pilih yang paling fleksibel, ya!

Kelebihan naik Uber adalah kamu mendapatkan pengalaman eksklusif melihat secara langsung trafik di berbagai daerah di Taiwan sembari mengobrol dengan supirnya secara langsung menggunakan bahasa Mandarin. Selain itu, jam operasional mereka lebih fleksibel dan tidak terbatas, bahkan kamu masih bisa memesan UberX tengah malam atau di pagi buta secara real time kalau memang diperlukan serta memanfaatkan fitur booking layanan apabila membutuhkannya di hari-hari tertentu.

4. Sepeda (U-Bike)

sepeda (u-bike) sebagai salah satu pilihan transportasi di taipei taiwan

Sebelum menggunakan U-Bike, pastikan saldo kartu kamu cukup. | Dokumentasi: Hipwee

Mau jalan-jalan santai di sore hari ke Yanping Riverside Park atau hanya sepedaan ke taman-taman di Kota Taipei? Kamu bisa menyewa sepeda U-Bike berwarna orange/kuning yang biasanya terparkir secara rapi di pinggir jalan. Banyak masyarakat lokal menggunakan alat transportasi yang satu ini untuk menunjang mobilisasi mereka karena dianggap lebih fleksibel, tidak memerlukan SIM, dan tarif sewanya terjangkau.

Tarif sepeda U-Bike Taiwan ditentukan oleh lamanya pengguna memakai atau menyewa dalam setiap 30 menit. Berapa tarifnya?

  • Bagi member U-Bike akan dikenakan tarif hanya NT$10 (Rp5.000) untuk penggunaan selama 30 menit di 4 jam pertama, kemudian tarifnya naik menjadi NT$20 (Rp10.000) untuk penggunaan selama 30 menit di 4-8 jam selanjutnya, dan NT$40 (Rp20.000) untuk penggunaan selama 30 menit jika lebih dari 8 jam
  • Pengguna (Bukan member dan termasuk turis) akan dikenakan tarif NT$20 (Rp10.000) per 30 menit dalam 2 jam. Penyewaan kurang dari 30 menit pun tagihannya tetap dihitung 30 menit. Namun di beberapa kota lain di Taiwan, tarif sewa bagi pengguna baru yang pertama kali naik U-Bike per 30 menit hanya NT$5 (Rp2.500) bahkan kadang gratis. Bagi pengguna yang menyewa sepeda lebih dari 2 jam akan dikenakan tarif NT$40 (Rp20.000).

Perlu kamu ketahui bahwa tarif U-Bike di setiap kota berbeda-beda dan tarif sekali naik U-Bike berwarna orange lebih mahal daripad U-Bike berwarna kuning. Hal ini karena perbedaan daya keduanya.

Untuk menggunakan U-Bike, kamu harus mengunduh atau download aplikasi YouBike 2.0 app lewat Google Play Store (berlaku untuk turis yang akan mendaftar pakai kartu kredit) atau daftar melalui website en.youbike.com.tw (Khusus bagi pemilik nomor telepon Taiwan). Bagi turis yang memiliki nomor HP/SIM Card Taiwan bisa mendaftar menggunakan paspor dan daftarkan EasyCard/iPass, tetapi bagi turis yang tidak memiliki nomor HP/SIM Card Taiwan dapat mendaftar pakai Credit Card.

Setelah berhasil mendaftar, kamu bisa cari parkiran sepeda kuning/orang dan lakukan langkah-langkah di bawah ini:

  1. Pencet tombol power (hijau) pada sepeda
  2. Setelah layarnya muncul, ada tulisan “Tap the K Card” 
  3. Kemudian tap-in atau tempelin YoyoCard/EasyCard/iPASS kamu yang sebelumnya sudah didaftarkan ke bagian Sensor Zone
  4. Nanti saldomu pasti terlihat melalui layar yang ada di sepeda tersebut
  5. Jika sudah, tarik sepeda ke belakang dan U-Bike siap digunakan untuk jalan-jalan
  6. Setelah puas menggunakannya, kamu harus mengembalikan sepeda tersebut ke parkiran sepeda yang ada di lokasi terdekat tempat kamu jalan-jalan (tidak harus tempat parkiran sepeda di awal kamu menyewanya)
  7. Temukan tiang sensor sepeda U-bike yang masih kosong dan dorong sepeda sampai ban sepeda masuk ke dalam jepitan ring-nya dan muncul bunyi yang menandakan bahwa sepeda telah benar-benar berada di tempatnya
  8. Setelah sepeda benar-benar nge-set di tiang sensornya, kamu bisa tap-out YoyoCard/EasyCard/iPASS kamu kembali untuk membayar tagihan secara otomatis
  9. Selesai, deh!

Aturan menggunakan U-Bike juga lumayan disiplin, Jika kamu tidak mengembalikan atau meletakkan sepeda di parkiran sepeda dengan benar, maka tagihan akan terus berjalan, YoyoCard milikmu akan terblokir otomatis, dan kamu akan mendatakan SMS atau pemberitahuan dari pihak penyedia layanan U-Bike untuk membayar tagihan tersebut.

Dari empat jenis transportasi umum di Taipei yang kami sebutkan, manakah yang paling menarik rasa penasaranmu untuk mencobanya?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
4 Transportasi Umum di Taipei yang Wajib Diketahui Turis

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy Astaga! privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us