Yesim eSIM Review: Pengalaman Nyata Pakai Internet di 5 Negara Asia dalam Satu Bulan

yesim-esim-review:-pengalaman-nyata-pakai-internet-di-5-negara-asia-dalam-satu-bulan
Yesim eSIM Review: Pengalaman Nyata Pakai Internet di 5 Negara Asia dalam Satu Bulan
Share

Share This Post

or copy the link

Yesim eSIM Review: Pengalaman Nyata Pakai Internet di 5 Negara Asia dalam Satu Bulan

Review eSIM yang paling berguna bukan yang ditulis setelah mencoba satu negara selama tiga hari. Yang benar-benar informatif adalah pengalaman panjang — beberapa negara, kondisi jaringan berbeda-beda, dan situasi tidak terduga yang tidak ada di brosur produk.
Artikel ini merangkum pengalaman menggunakan Yesim selama perjalanan satu bulan yang meliputi Thailand, Jepang, Korea Selatan, Vietnam, dan Taiwan. Bukan review bersponsor — ini dokumentasi jujur tentang apa yang bekerja baik dan apa yang perlu kamu ketahui sebelum memutuskan pakai Yesim untuk perjalananmu.

Kenapa Memilih Yesim dari Sekian Banyak Pilihan

Sebelum berangkat, riset awal mengarah ke tiga nama yang paling sering disebut di komunitas traveler: Airalo, Holafly, dan Yesim. Ketiganya diuji secara singkat — beli paket kecil untuk satu negara masing-masing — sebelum memutuskan mana yang akan dipakai untuk perjalanan utama.

Alasan akhirnya memilih Yesim untuk perjalanan ini ada tiga:

  1. Paket regional Asia Pasifik-nya mencakup semua lima negara dalam satu paket, tanpa perlu beli dan pasang eSIM berbeda di tiap negara. Ini menghemat waktu dan mengurangi kemungkinan masalah teknis di perbatasan.
  2. Aplikasinya menampilkan sisa kuota secara real-time, yang penting untuk mengelola pemakaian data selama sebulan.
  3. Ada kode promo YESIMPL10A untuk diskon 10% di pembelian pertama — untuk paket sebulan yang lumayan mahal, 10% itu cukup signifikan.

Proses Pembelian dan Aktivasi

  • Pembelian dilakukan dari laptop di Jakarta, tiga hari sebelum berangkat. Prosesnya: pilih paket regional Asia Pasifik 20 GB, masukkan kode promo, bayar lewat kartu kredit. QR code dan instruksi aktivasi tiba di email dalam waktu kurang dari dua menit.
  • Aktivasi eSIM dilakukan di rumah, bukan di bandara. Ini keputusan yang ternyata tepat, karena ada satu langkah yang membutuhkan koneksi Wi-Fi stabil — proses download profil eSIM ke HP — yang lebih nyaman dilakukan di rumah daripada di tengah keramaian bandara.
  • Di iPhone 13, prosesnya: Pengaturan → Seluler → Tambahkan eSIM → Gunakan Kode QR. Scan QR dari email, konfirmasi profil, selesai. Total waktu: empat menit.
  • Di pengaturan, eSIM Yesim diberi nama “Travel Asia” agar mudah dibedakan dari kartu Indosat yang tetap aktif untuk nomor Indonesia. Ini fitur kecil tapi membantu saat harus switch pengaturan kartu dengan cepat.

Negara 1: Thailand (7 hari, Bangkok dan Chiang Mai)

Pertama kali mengaktifkan jaringan setelah mendarat di Suvarnabhumi. Koneksi muncul dalam hitungan detik — menghubungkan ke jaringan AIS, salah satu dari dua operator terbesar Thailand.
Di Bangkok, koneksi sangat baik. Di BTS Skytrain, di dalam mall, di street food Chatuchak — semua lancar. Kecepatan download rata-rata di Bangkok sekitar 35–45 Mbps, cukup untuk streaming dengan nyaman.
Chiang Mai sedikit berbeda. Di pusat kota dan area turis seperti Nimman dan Old City, sinyal bagus. Tapi saat menyewa motor ke Doi Inthanon, sinyal mulai tidak konsisten di area pegunungan — ini normal dan bukan spesifik ke Yesim, semua operator mengalami hal sama di area tersebut.
Pemakaian data di Thailand: 3,2 GB dalam 7 hari, lebih banyak dari estimasi karena banyak upload Instagram Reels di malam hari.

Negara 2: Jepang (10 hari, Tokyo, Kyoto, Osaka)

Ini yang paling mengejutkan secara positif. Jaringan di Jepang — baik di Tokyo maupun di Kyoto dan Osaka — konsisten di level yang berbeda dibanding negara-negara sebelumnya. Kecepatan download di Tokyo mencapai 80–100 Mbps di beberapa titik, bahkan di dalam kereta JR yang bergerak.
Yang perlu diketahui tentang Jepang: data melalui eSIM asing tidak termasuk panggilan telepon lokal. Semua komunikasi harus via WhatsApp, Line, atau aplikasi VoIP. Untuk reservasi restoran atau keperluan lokal, kadang ini jadi kendala — tapi untuk kebanyakan turis, tidak terlalu bermasalah.
Di Kyoto, satu situasi menarik terjadi: koneksi tiba-tiba lambat di area Fushimi Inari pada hari weekend. Setelah check di aplikasi Yesim, sisa kuota masih banyak — jadi bukan soal kehabisan data. Kemungkinan besar jaringan di area tersebut memang overloaded di hari-hari ramai wisatawan.
Restart HP menyelesaikan masalah dalam beberapa menit.
Pemakaian data di Jepang: 5,1 GB dalam 10 hari — lebih boros karena banyak download peta offline dan backup foto resolusi tinggi.

Negara 3: Korea Selatan (5 hari, Seoul dan Busan)

Seoul punya infrastruktur telekomunikasi yang luar biasa — 5G tersebar luas dan kecepatan di sini adalah yang tertinggi selama perjalanan, mencapai 150+ Mbps di beberapa area.
Satu catatan: di dalam subway Seoul yang sebagian besar bawah tanah dan cukup dalam, koneksi tetap ada tapi kadang turun dari 5G ke LTE. Masih sangat bisa digunakan untuk Maps dan chat.
Di Busan, pengalaman serupa dengan Seoul tapi sedikit lebih lambat. Kota yang lebih kecil, infrastruktur masih bagus tapi tidak se-agresif Seoul dalam coverage 5G.
Pemakaian data di Korea: 2,8 GB dalam 5 hari.

Negara 4: Vietnam (5 hari, Hanoi dan Ha Long Bay)

Vietnam adalah yang paling menantang dari lima negara ini. Tidak karena jaringannya buruk — di Hanoi dan di kota, koneksi cukup stabil — tapi karena area Ha Long Bay yang menjadi destinasi utama punya coverage yang tidak konsisten.
Di atas kapal cruise di Ha Long Bay, sinyal tersedia tapi sering hanya 3G dengan kecepatan yang tidak bisa diandalkan untuk hal selain messaging. Ini bukan masalah spesifik Yesim — semua eSIM internasional mengalami hal yang sama di area tersebut karena keterbatasan infrastruktur.
Solusi yang berhasil: download semua konten yang dibutuhkan sebelum naik kapal — peta offline, podcast, buku yang sudah tersimpan — dan nikmati pemandangan tanpa bergantung pada koneksi.
Di Hanoi sendiri, koneksi LTE cukup stabil untuk kebutuhan sehari-hari.
Pemakaian data di Vietnam: 1,4 GB dalam 5 hari (pemakaian rendah karena banyak waktu di Ha Long Bay).

Negara 5: Taiwan (5 hari, Taipei dan Jiufen)

Negara 5: Taiwan (5 hari, Taipei dan Jiufen)

pilihan paket eSIM Taiwan-yesim via yesim.app

Taiwan jadi penutup yang menyenangkan. Infrastruktur jaringannya setara Jepang dan Korea — stabil, cepat, dan coverage luas. Kecepatan di Taipei konsisten di angka 50–70 Mbps.
Jiufen, desa di pegunungan yang terkenal dengan pemandangan seperti Spirited Away, punya sinyal yang mengejutkan bagus untuk lokasi di ketinggian. Tidak ada masalah selama di sana.
Pemakaian data di Taiwan: 2,1 GB dalam 5 hari.

Total Pemakaian dan Evaluasi Paket

Total data yang terpakai: sekitar 14,6 GB dari paket 20 GB. Artinya ada sekitar 5,4 GB tersisa saat kembali ke Indonesia.
Apakah seharusnya ambil paket 15 GB saja? Mungkin iya, tapi dengan selisih harga yang tidak terlalu signifikan dan ketenangan pikiran tidak takut kehabisan data di hari terakhir, paket 20 GB terasa seperti keputusan yang tepat.

Yang Berjalan Baik

Satu aplikasi untuk semua negara tanpa perlu ganti-ganti profil. Monitoring data real-time yang akurat. Proses aktivasi yang straightforward. Customer support yang responsif — saat ada pertanyaan soal pengaturan roaming di Korea, balasan datang dalam 15 menit via live chat.

Yang Perlu Diperbaiki

  • Proses aktivasi manual di Android beberapa langkah lebih panjang dibanding iPhone — ini bukan masalah besar tapi bisa membingungkan pengguna pertama kali. Panduan yang ada sudah cukup, tapi video tutorial yang lebih detail akan sangat membantu.
  • Harga paket regional Asia Pasifik sedikit lebih mahal dibanding beli paket lokal per negara satu per satu — tapi selisihnya sebanding dengan kenyamanan tidak perlu urus lebih dari satu eSIM.
  • eSIM Yesim bekerja baik untuk perjalanan multi-negara Asia. Bukan berarti sempurna tanpa catatan — ada kondisi jaringan di area terpencil yang tidak bisa dikontrol oleh provider manapun. Tapi untuk hal-hal yang bisa dikendalikan — kualitas paket, kemudahan aktivasi, monitoring penggunaan, dan responsivitas support — pengalaman selama sebulan ini cukup untuk merekomendasikannya kepada sesama traveler Indonesia yang berencana perjalanan panjang ke kawasan Asia.

Untuk yang ingin mencoba, kode promo YESIMPL10A memberikan diskon 10% untuk pembelian pertama — cukup untuk menutup biaya malam pertama di hostel.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat puisi dan penggemar bakwan kawi yang rasanya cuma kanji.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Yesim eSIM Review: Pengalaman Nyata Pakai Internet di 5 Negara Asia dalam Satu Bulan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy Astaga! privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us