Banyak orang mengira gangguan liver hanya terjadi pada mereka yang memiliki gaya hidup ekstrem, padahal kenyataannya kondisi ini bisa dialami siapa saja, termasuk perempuan dengan aktivitas sehari-hari yang tampak normal. Masalahnya, gejala penyakit liver sering muncul secara perlahan dan kerap dianggap sepele, sehingga baru disadari saat kondisinya sudah cukup serius.
Oleh karena itu, mengenali tanda-tanda awal liver bisa menjadi langkah penting untuk mencegah kerusakan hati yang lebih parah, Beauties. Penyakit liver sendiri bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi virus seperti hepatitis, konsumsi alkohol berlebihan, hingga perlemakan hati akibat obesitas atau diabetes.
Selain itu, faktor autoimun, genetik, serta pola makan tidak sehat juga dapat mempercepat kerusakan hati tanpa disadari. Melansir Web MD dan VR Gastro Clinic, simak sejumlah ciri-ciri penyakit liver pada perempuan!
1. Kelelahan

Kelelahan/ Foto: Freepik.com/tirachardz
Kelelahan memang umum terjadi, tetapi pada penyakit liver, rasa lelah yang muncul biasanya tidak wajar dan berlangsung terus-menerus. Tubuh terasa lemah, bahkan untuk melakukan aktivitas ringan seperti berjalan atau bekerja sehari-hari. Hal ini terjadi karena hati tidak mampu menjalankan fungsinya secara optimal, sehingga energi tubuh tidak terkelola dengan baik.
Berbeda dengan kelelahan biasa yang bisa hilang setelah istirahat, kelelahan akibat gangguan liver cenderung menetap. Bahkan, tidur cukup pun tidak membuat tubuh terasa segar kembali. Jika kondisi ini berlangsung lama tanpa penyebab yang jelas, penting untuk mulai waspada dan mempertimbangkan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.
2. Siklus Menstruasi Tidak Normal

Siklus menstruasi tidak normal/ Foto: Freepik.com/freepik
Gangguan pada hati dapat memengaruhi keseimbangan hormon, khususnya estrogen dan progesteron, yang berperan penting dalam mengatur siklus menstruasi. Ketika fungsi hati terganggu, hormon-hormon ini tidak diproses dengan baik, sehingga siklus haid menjadi tidak teratur.
Beberapa perempuan bisa mengalami menstruasi yang lebih banyak dari biasanya, atau bahkan tidak menstruasi sama sekali. Masalah liver juga dapat memengaruhi kemampuan darah untuk membeku dengan normal. Akibatnya, perdarahan saat menstruasi bisa berlangsung lebih lama atau sulit berhenti.
3. Nyeri dan Pembengkakan Perut

Nyeri dan pembengkakan perut/ Foto: Freepik.com/lifestylememory
Ciri lain yang cukup khas dari penyakit liver adalah munculnya rasa tidak nyaman di area perut, terutama di bagian kanan atas, tempat hati berada. Rasa nyeri bisa bersifat tumpul atau tajam, tergantung tingkat peradangan yang terjadi. Selain itu, perut juga bisa terasa penuh atau kembung tanpa alasan yang jelas.
Pada kondisi yang lebih serius, pembengkakan bisa terjadi akibat penumpukan cairan di rongga perut atau yang dikenal sebagai asites. Ini membuat perut terlihat membesar dan terasa berat, bahkan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika kamu merasakan perubahan ini tanpa penyebab yang jelas, jangan abaikan saja ya, Beauties.
4. Penyakit Kuning

Penyakit kuning/ Foto: Narayana Health
Perubahan warna kulit dan bagian putih mata menjadi kekuningan turut termasuk tanda paling mudah dikenali dari gangguan liver. Kondisi ini terjadi karena bilirubin, zat sisa dari pemecahan sel darah merah, tidak dapat diproses dengan baik oleh hati, sehingga menumpuk dalam darah.
Hal tersebut biasanya disertai dengan gejala lain seperti urine berwarna gelap, feses yang lebih pucat, dan rasa gatal pada kulit. Jika tanda-tanda ini muncul, penting untuk segera mencari bantuan medis, karena kondisi ini menunjukkan bahwa fungsi hati sudah terganggu cukup signifikan.
5. Penurunan Nafsu Makan dan Berat Badan

Penurunan nafsu makan/ Foto: Freepik.com/freepik
Penyakit liver dapat memengaruhi sistem pencernaan dan metabolisme tubuh, sehingga nafsu makan menjadi menurun. Kamu mungkin merasa cepat kenyang meski hanya makan sedikit, atau bahkan kehilangan selera makan sama sekali. Akibatnya, berat badan bisa turun secara drastis.
Namun, dalam beberapa kasus, biasa juga terjadi peningkatan berat badan karena retensi cairan dalam tubuh. Perubahan ini sering terjadi tanpa disadari, sehingga penting untuk memperhatikan pola makan dan kondisi tubuh secara keseluruhan.
6. Masalah Pencernaan

Masalah pencernaan/ Foto: Freepik.com/benzoix
Hati berperan penting dalam menghasilkan empedu yang membantu mencerna lemak. Jika fungsi hati terganggu, proses ini tidak berjalan optimal, sehingga memicu berbagai masalah pencernaan seperti mual, muntah, hingga diare.
Gejala ini sering muncul terutama setelah mengonsumsi makanan berlemak. Selain itu, feses juga bisa berubah menjadi lebih pucat atau berminyak. Jika gangguan pencernaan terjadi terus-menerus tanpa sebab yang jelas, hal ini bisa menjadi sinyal bahwa ada masalah pada organ hati yang perlu segera diperiksa.
Jadi, itulah sejumlah ciri-ciri penyakit liver pada perempuan. Pastikan lebih peka terhadap perubahan pada tubuhmu dan tidak mengabaikan gejala yang muncul ya, Beauties!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)