tirto.id – Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, sebut keberadaan kapal perang Amerika Serikat (AS) di Selat Malaka hanya untuk menjalankan patroli di kawasan. Tidak hanya itu, kapal perang yang melintas di perairan negara lain bukan merupakan hal baru, seiring dengan adanya Freedom of Navigation Patrol (FONOPs) –operasi yang dilakukan oleh angkatan laut dan udara (terutama AS) untuk menegaskan hak dan kebebasan navigasi internasional.
“Saya kira mereka biasa ya, patroli di kawasan. Ada yang namanya Freedom of Navigation Patrol, kan. Itu bukan baru kok, bukan sesuatu yang baru,” ujarnya dalam wawancara cegat usai konferensi pers Update Program Prioritas serta Penguatan Posisi Indonesia di Dunia Internasional dan Perlindungan Generasi Muda di Era Digital, di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).
Sementara itu, sebuah kapal perang AS terlihat melintasi Selat Malaka pada akhir pekan lalu. Namun, TNI Angkatan Laut (AL) mengatakan pelayaran kapal perang AS di perairan Indonesia, Malaysia, dan Singapura tersebut masih sesuai dengan ketentuan hukum internasional.
“Setiap kapal, termasuk kapal perang yang melintas di perairan tersebut memiliki hak lintas transit di selat yang digunakan untuk navigasi internasional,” ujar Juru Bicara TNI AL, Pertama Tunggul, dikutip Reuters.
Meski begitu, kapal asing yang melintasi wilayah perairan negara lain harus mematuhi aturan yang berlaku di negara tersebut. Hal ini juga dimaksudkan sebagai penegasan komitmen Indonesia untuk menjaga kedaulatan perairan.
“Semua kapal yang menggunakan hak transitnya wajib menghormati negara pantai dan tidak boleh melanggar peraturan internasional untuk pencegahan tabrakan di laut,” tambah Tunggul.
Di sisi lain, Juru Bicara Komando Indo-Pasifik, Komandan Matthew Comer, mengonfirmasi kapal yang melintasi Selat Malaka adalah Miguel Keith yang berbasis di Jepang. Kapal itu disebut tengah menjalankan misi operasi rutin di bawah Armada ke-7 AS, meski ia tidak mengungkapkan detail misi kapal tersebut.
“USS Miguel Keith saat ini beroperasi sebagai bagian dari kegiatan rutin Armada ke-7,” ujar dia.
tirto.id – Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Siti Fatimah