Tren Aura Farming yang ditarikan oleh Dikha saat Pacu Jalur ini benar-benar membanggakan Indonesia!
source: iktok.com/@cecepjiaa
Jagat media sosial di seluruh dunia saat ini tengah ramai oleh tren ‘Aura Farming’, sebuah gerakan mengikuti irama musik yang ditarikan oleh ‘Anak Coki’ saat Pacu Jalur. Ditambah dengan lagu “Young Black and Rich” milik Melly Mike, tren Aura Farming telah diikuti oleh banyak influencer dunia, pesebak bola terkenal, pemain basket, presenter TV luar negeri, dan beberapa artis populer tanah air seperti Cinta Laura, Luna Maya, dan lain-lain.
Tren Aura Farming mulai dikenal dan viral di media sosial berkat cuplikan video yang memperlihatkan gerakan powerful dari seorang ‘Anak Coki’ bernama Dhika saat dirinya berdiri di atas ujung perahu panjang selama perlombaan Pacu Jalur berlangsung di Sungai Kuantan Singingi, Riau, Indonesia.
Dengan mengenakan pakaian adat melayu berwarna hitam dan kacamata, Dhika yang bertindak sebagai penari dengan gagahnya memperagakan beberapa gerakan yang dinilai mampu mengeluarkan aura atau vibes yang sarat akan kemenangan, rasa percaya diri yang tinggi, cool, dan konsisten. Bahkan gerakan Dhika menjadi inspirasi bagi banyak atlet profesional saat melakukan selebrasi kemenangan mereka, lho!
Ingin tahu sejauh apa tren ‘Aura Farming’ membawa dampak positif bagi Indonesia di kancah Internasional? Kamu bisa baca rangkumannya di bawah ini!
Tren Aura Farming menjadi sorotan dunia
Apa itu tren aura farming? Aura berarti aura atau energi seseorang yang membuatnya memiliki ciri khas tersendiri, sementara farming dapat diartikan memanen atau mengumpulkan, sehingga aura farming adalah memanen aura yang menggambarkan seseorang tersebut memiliki aura yang mampu membuatnya unggul dari orang lain.
Tren Aura Farming mulai menjadi sorotan dari seluruh netizen di dunia setelah gerakan ‘Anak Coki’ yang ditarikan Dhika diikuti oleh para pemain PSG (Paris Saint-Germain F.C) saat melakukan selebrasi kemenangan dan pemandangan tersebut diunggah ke akun resmi TikTok mereka pada 1 Juli 2025. Video itu pun viral dan telah dilihat oleh 72,8 juta pengguna TikTok dari berbagai negara yang membuat Pacu Jalur makin dikenal.
Tak hanya PSG, klub bola lainnya seperti AC Milan, Juventus, FC Bayern, Manchester United, dan lain-lain juga demam tren Aura Farming ini.

Deretan akun klub bola yang ikut tren Aura Farming
Selain dari akun-akun klub bola, Steve Aoki, Travis Kelce (Atlet profesional NFL Amerika), akun TikTok resmi @thesavbananas, Nick Kosir, akun @formula1, brand sepatu Adidas, Wanda Diamond League, dan lainnya juga turut memeriahkan tren Aura Farming.
Saking mendunianya gerakan tarian Pacu Jalur ini, Rayyan Arkan Dikha sampai diwawancarai oleh Cullen Honohan, seorang influencer Amerika Serikat secara online, lho! Cullen Honohan bahkan memberinya julukan “The Reaper” karena auranya mampu menjadi spotlight dan paling viral di antara ‘Anak Coki’ lainnya.
Salah satu gerakan menyapu angin yang ditunjukkan oleh Dhika bahkan sempat diperagakan oleh Nick Kosir, seorang presenter sekaligus ahli meteorologist Amerika Serikat saat membawakan acara beberapa hari yang lalu.
Pacu Jalur mulai dikenal oleh masyarakat di seluruh dunia sebagai olahraga dan kebudayaan asli Indonesia
Berkat tren Aura Farming, Pacu Jalur atau Indonesia Boat Race akhirnya benar-benar dikenal di seluruh dunia. Tak hanya gerakan ‘Anak Coki’ yang ikonik, tetapi juga sejarah Pacu Jalur yang diketahui sudah menjadi bagian dari acara perayaan kerajaan sejak abad ke-17 yang kini tetap dilestarikan setiap tahun sekali menjelang Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia.
Meskipun tadinya banyak orang mengklaim bahwa Pacu Jalur berasal dari negara lain, akan tetapi netizen Indonesia tentu saja tak membiarkan warisan budaya yang satu ini diakui oleh negara lain, sehingga siapa pun yang mem-posting tren Aura Farming, masyarakat Indonesia akan berbondong-bondong meninggalkan komentar di akun tersebut dan menjelaskan sedikit mengenai sejarah Pacu Jalur.
Dhika, sang Anak Coki atau The Reaper banjir tawaran endorse

Dhika saat terima beasiswa dari Gubernur Riau | credit foto: instagram.com/sindyanggraini29
Siapa sosok ‘Anak Coki’ yang membuat nama Pacu Jalur sampai ke luar negeri? Adalah Rayyan Arkan Dhika, seorang anak laki-laki berusia 9 tahun asal Desa Pintu Gobang Kari, Kuantan Tengah, Riau yang namanya banyak disebut oleh media lokal maupun internasional belakangan ini.
Dhika diketahui menari untuk tim dayung Tuah Koghi dan keinginannya tersebut sudah dilakukannya sejak tahun 2024, menggantikan sang kakak yang saat ini menjadi pendayung perahu. Dari sanalah kiprah Dhika yang ingin melestarikan Pacu Jalur berbuah manis dengan popularitas yang diraihnya pada tahun ini.
Setelah namanya populer di media sosial dan media, Dhika kebanjiran endorse dan tawaran seperti diundang oleh sebuah acara di stasiun televisi swasta; bertemu dengan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon; dan yang terbaru adalah menjadi Duta Pariwisata Riau serta mendapatkan beasiswa dari Gubernur Riau, Abdul Wahid. Keren banget, ya!
Lagu “Young Black and Rich” Melly Mike bahkan berada di urutan ke-10 dalam daftar Spotify Viral 50 Global!

Melly Mike tak menyangka lagunya jadi viral | credit: tiktok.com/@melly__mike
Dampak tren Aura Farming rupanya tidak hanya mendatangkan rezeki bagi Dhika sebagai ‘Anak Coki’ (The Reaper), tetapi juga mampu mlambungkan nama Melly Mike, penyanyi lagu “Young Black and Rich” yang saat ini dijadikan back song video tren Aura Faming karena ritme dan vibes-nya benar-benar cocok.
Melly Mike bahkan sempat mengunggah video di akun TikTok miliknya @mellymike “When your song is #10 on Spotify Viral 50 Global” yang artinya “Ketika lagumu berada di urutan ke-10 di tangga lagu Spotify Viral 50 Global”. Rapper berusia 28 tahun ini juga sempat membuat polling lewat akun Instagramnya “Should I go to Indonesia?”
Konon kedatangannya ke Indonesia ingin melihat secara langsung lomba Pacu Jalur yang berlangsung pada Juli hingga Agustus 2025 di Tepian Narosa Teluk Kuantan.
Bagi kamu yang tertarik untuk menonton langsung Pacu Jalur, langsung saja datang ke Kabupaten Kuantan Singingi, Riau karena pertandingan Pacu Jalur akan diselenggarakan sampai tanggal 24-26 Oktober 2025.