Penting! Kamu perlu lakukan persiapan yang matang sebelum menempati apartemen baru!
Tak sedikit orang baru menyadari betapa banyak hal harus dipersiapkan ketika sudah terlambat. Contohnya adalah listrik belum aktif, dokumen tidak lengkap, barang tidak muat, atau biaya lain yang tak terduga.
Berdasarkan banyak pengalaman, sebagian besar penghuni baru apartemen menghadapi masalah karena meremehkan persiapan. Mulai dari lupa mengurus izin pindahan ke pengelola, tidak memeriksa kondisi unit sebelum ditempati, hingga tidak menyiapkan dana cadangan. Untuk menghindari penyesalan, artikel ini akan membahas 5 hal krusial yang sering dilewatkan dan menyebabkan masalah di hari pertama.
1. Siapkan Anggaran Lengkap

Saat mempersiapkan pindah ke apartemen, penting untuk mengetahui bahwa total biaya pindah seringkali jauh lebih besar dari biaya sewa bulanan saja. Komponen biaya yang wajib dihitung meliputi deposit atau uang jaminan, biasanya setara 1-3 bulan harga sewa dan dikembalikan jika tidak ada kerusakan.
Jangan lupa biaya tersembunyi seperti service charge yang berkisar antara Rp50.000 sampai Rp500.000 per bulan, biaya parkir kendaraan jika tidak termasuk paket sewa, token listrik pertama yang biasanya perlu disiapkan antara Rp200.000-Rp500.000, pemasangan internet yang memerlukan biaya instalasi Rp200.000-Rp500.000, dan biaya jasa pindahan yang bisa berkisar Rp500.000 sampai lebih dari Rp3.000.000 tergantung volume barang dan jarak.
Estimasi total biaya awal pindah apartemen di luar harga sewa bisa mencapai 3 sampai 5 bulan nilai sewa. Oleh karena itu, siapkan dana cadangan minimal 20-30% dari total estimasi biaya untuk menghadapi hal-hal tak terduga.
2. Urus Semua Izin dan Administrasi Pindahan

Berbeda dengan pindahan ke rumah biasa, pindah ke apartemen memiliki aturan yang harus dipatuhi terkait aktivitas keluar-masuk barang. Semua harus diatur oleh manajemen gedung agar tidak mengganggu penghuni lain.
Ada lima izin penting yang wajib diurus sebelum hari pindahan. Pertama, lapor ke pengelola apartemen paling tidak 3 sampai 7 hari sebelumnya. Kedua, izin waktu pindahan karena biasanya hanya diperbolehkan pada jam kerja, misalnya pukul 08.00-17.00. Ketiga, booking penggunaan service lift khusus barang agar proses angkut barang berjalan lancar. Keempat, izin penggunaan area loading atau parkir bongkar muat untuk kendaraan jasa pindahan. Kelima, pastikan kartu akses, SIM parkir, dan kunci unit sudah diterima dan aktif sebelum hari pindahan.
3. Periksa Kondisi Unit Secara Menyeluruh Sebelum Barang Masuk

Inspeksi unit sebelum pindahan sangat penting. Ini agar Anda tidak dianggap bertanggung jawab atas kerusakan yang sudah ada sebelumnya.
Saat inspeksi, periksa instalasi listrik mulai dari saklar, stop kontak, lampu, hingga MCB atau fuse box. Cek instalasi air seperti keran, shower, water heater, dan flush toilet, pastikan tidak ada kebocoran. Uji semua AC, pastikan semua mode berfungsi dan tidak bocor. Perhatikan pintu, jendela, dan kunci, harus bisa dikunci dengan benar dan tidak macet. Periksa dinding dan lantai untuk memastikan tidak ada retak atau noda permanen. Jangan lupa cek ventilasi terutama di kamar mandi dan dapur.
Jika ditemukan kerusakan, laporkan segera secara tertulis dan minta tanda terima laporan sebelum hari pindahan. Kirimkan bukti dokumentasi tersebut ke pengelola atau pemilik agar Anda punya bukti tertulis bertanggal.
4. Siapkan Furnitur dan Perlengkapan

Sebelum membeli furnitur, ukur dulu dimensi ruangan apartemen Anda termasuk lebar, panjang, dan tinggi langit-langit. Furnitur yang sebaiknya ada di hari pertama mencakup kasur atau springbed sesuai ukuran kamar, bantal, guling, seprai, dan lemari pakaian untuk kamar tidur.
Hindari membeli furnitur besar tanpa mengukur ukuran lift barang karena bisa jadi furnitur tidak muat masuk lift dan harus dikembalikan. Juga jangan bawa terlalu banyak barang dari rumah lama tanpa memperhatikan ukuran apartemen yang lebih kecil.
5. Aktifkan Semua Kebutuhan

Pastikan semua utilitas seperti listrik, air, internet, dan TV kabel (jika perlu) sudah aktif sebelum atau pada hari pindahan. Untuk listrik, belilah token listrik awal yang biasa tersedia via aplikasi seperti GoPay. Jangan sampai tiba di unit baru tanpa token listrik.
Untuk air, konfirmasikan ke pengelola apakah sudah aktif atau harus daftar terpisah. Internet umumnya perlu didaftarkan jauh-jauh hari karena instalasi bisa memakan waktu 3 sampai 7 hari kerja.
Setelah pindah, segera update dokumen penting seperti KTP dan KK di Disdukcapil, alamat rekening bank, polis asuransi, serta layanan langganan seperti marketplace dan streaming. Jangan lupa laporkan alamat baru ke tempat kerja atau kampus.
Manfaatkan GoPay untuk Semua Kebutuhan Pindahan Anda

Banyak kebutuhan pindahan sekarang bisa selesai dalam hitungan detik lewat Aplikasi GoPay. Anda bisa beli token listrik PLN, bayar tagihan internet pertama, melakukan top up saldo GoPay untuk belanja furnitur di Tokopedia atau Shopee, atau membayar deposit dan sewa langsung via transfer. GoPay mengumpulkan ratusan layanan pembayaran dalam satu aplikasi, praktis untuk berbagai kebutuhan pindahan yang sering datang sekaligus dan mendesak. Pastikan saldo GoPay Anda siap sebelum hari pindahan.
Lima hal penting di atas bukan cuma formalitas, tapi sumber masalah besar jika diabaikan. Bisa berujung deposit hangus karena tak ada dokumentasi unit, hari pertama tanpa listrik karena token belum dibeli, furnitur tidak muat lift, atau denda dari pengelola karena pindahan tanpa izin. Dengan persiapan dari jauh hari, Anda bisa hemat waktu dan uang serta menghindari stres saat pindah.
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
Tim Dalam Artikel Ini
Penulis
Seorang Content Writer SEO dan Content Creator yang suka belajar hal-hal baru, terutama tentang transformasi dunia digital agar bermanfaat dan memberikan solusi atas permasalahan-permasalahan yang relevan saat ini.