Abu Janda dan Ade Armando Dipolisikan terkait Video Ceramah JK

abu-janda-dan-ade-armando-dipolisikan-terkait-video-ceramah-jk
Abu Janda dan Ade Armando Dipolisikan terkait Video Ceramah JK
Share

Share This Post

or copy the link

tirto.id – Laporan polisi dilayangkan terhadap Ade Armando dan Heddy Setya Permadi alias Permadi Arya alias Abu Janda. Pelaporan ke Polda Metro Jaya itu dilayangkan atas dugaan pemotongan video ceramah Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), hingga memicu kegaduhan di masyarakat.

Laporan diterima Polda Metro Jaya dengan nomor: LP/B/2767/IV/SPKT/POLDA METRO JAYA 20 April 2026. Dalam hal ini, pelapor atas nama Paman Nurlette yang mengatasnamakan Aliansi Profesi Advokat Maluku.

“Pada hari ini kami mendatangi Polda Metro Jaya dalam rangka membuat laporan polisi tentang dugaan tindak pidana penghasutan dan provokasi yang diduga dilakukan oleh saudara Ade Armando dan Permadi Arya melalui media sosial,” kata Paman Nur Lette di Polda Metro Jaya, Selasa (21/4/2026).

Dia menjelasksan potongan video ceramah JK yang dilakukan kedua terlapor disebar melalui YouTube Cokro TV dan Facebook. Dari unggahan itu kemudian memantik kebencian hingga dianggap menyerang kehormatan JK.

“Bahkan mereka ikut menyerang agama Islam, Al-Quran, dan Nabi Muhammad SAW. Dikhawatirkan mengingat memori kelam dan trauma kolektif orang Maluku yang dulu pernah terseret dalam arus konflik komunal yang sangat deras,” ujar dia.

Paman Nur menilai narasi yang menyertai video bersifat provokatif dan konfrontatif. Sehingga, berpotensi menimbulkan perpecahan pandangan di kalangan umat beragama.

“Saya kasih contoh misalnya yang Muslim, menganggap bahwa Pak JK itu adalah seorang arsitek perdamaian yang punya andil dan kontribusi nyata untuk mendamaikan konflik komunal antarumat beragama saat itu,” tutur dia.

Ditegaskan Paman, apa yang disampaikan JK bukan penistaan agama, tetapi menyampaikan tentang refleksi historis dan menjelaskan fakta sejarah sebagai seorang pelaku sejarah. Apalagi, JK memiliki peran penting hingga terbentuknya Perjanjian Malino I dan II.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto pun memastikan laporan itu akan diproses sebagaimana mestinya. Penyelidikan pun akan dilakukan dengan objektif.

“Terlapornya dalam lidik. Terkait konten video naik di Cokro TV,” ucap Budi.

Ade Armando dan Abu Janda Tanggapi Santai Pelaporan

Ade Armando dan Abu Janda pun tak ambil pusing atas pelaporan yang dilayangkan kepada dirinya. Meski tidak tegas membantah tudingan pemotongan video ceramah JK itu, namun keduanya memastikan siap menghadapi pelaporan itu.

Menurut Ade Armando, dirinya mempersilakan saja ada pihak yang menudingnya menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Dia mengaku tak khawatir atas hal itu.

“Silahkan. Sangat siap (jika dipanggil untuk diperiksa). Tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ujar Ade Armando saat dikonfirmasi reporter Tirto, Selasa (21/4/2026).

Ditambahkan Ade Armando, dirinya menduga ada pihak lain yang mendorong pelaporan itu dilayangkan. Namun, dia enggan menyebutkannya.

“Saya duga ada (pihak yang mendorong agar pelaporan dilayangkan). Tapi saya tidak bisa menyebut,” ucap dia.

Kasus Pelecehan BPJS

Pendamping korban pelecehan seksual berinisial RA, Ade Armando mendatangi Bareskrim Polri di Kawasan Gambir, Jakarta, Rabu (2/1/2019). tirto.id/Andrey Gromico

Sementara, Abu Janda tak mau banyak bicara mengenai pelaporan kepadanya. Dia hanya menilai adanya kebencian di balik pelaporan itu.

“Jelas itu laporan atas dasar kebencian dan dendam politik,” kata Abu Janda saat dikonfirmasi reporter Tirto.

JK Singgung Pertanggungjawaban Ade Armando dan Abu Janda

JK pun menyinggung mengenai terseretnya politikus PSI, Ade Armando, dan Abu Janda dalam polemik ceramahnya di UGM. Dia menilai, keduanya ikut bertanggung jawab atas potongan video pidatonya yang kini tersebar di jaga lini media sosial.

“Ya, saya kira itulah pesan untuk teman-teman yang bikin gaduh, bikin fitnah ini, Ade Armando cs. Dengar bapak-bapak ini yang pernah dulu mengalami keadaan waktu itu (konflik Ambon dan Poso)” kata JK.

Dalam keterangan terpisah usai acara, JK menegaskan bahwa dirinya tak ingin ambil pusing soal potongan video yang kini menyeretnya ke masalah hukum.

Pasalnya, sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan kelompok keagamaan melaporkannya ke penegak hukum dalam hal ini kepolisian akibat potongan video yang dinilai memicu konflik suku, ras, dan antargolongan (SARA) tersebut.

“Saya tidak ada urusan menarik atau tidak (laporan kepolisian), pokoknya dia harus paham bahwa apa yang dilaporkan itu semua tidak benar,” kata JK.

tirto.id – Flash News

Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Bayu Septianto

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Abu Janda dan Ade Armando Dipolisikan terkait Video Ceramah JK

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy Astaga! privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us