Film Crocodile Tears Tayang 7 Mei 2026, Soroti Relasi Ibu-Anak

film-crocodile-tears-tayang-7-mei-2026,-soroti-relasi-ibu-anak
Film Crocodile Tears Tayang 7 Mei 2026, Soroti Relasi Ibu-Anak
Share

Share This Post

or copy the link

tirto.id – Film Crocodile Tears akan tayang perdana di seluruh bioskop Indonesia pada tanggal 7 Mei 2026. Karakter utama dalam film karya sutradara Tumpal Tampubolon ini diperankan oleh Yusuf Mahardika sebagai Johan, Marissa Anita (Mama), dan Zulfa Maharani (Arumi).

Melalui alur cerita yang mencekam, Crocodile Tears tak hanya menyuguhkan narasi, tetapi juga mengajak penonton memahami bagaimana emosi dan relasi keluarga antara ibu dan anak dipertanyakan. Pendekatan sinematik yang minimalis serta eksplorasi karakter yang mendalam menjadi cara film ini menyampaikan pesan, sekaligus menjadikannya relevan dengan realitas yang dekat dengan kehidupan banyak orang.

“Skenarionya ditulis dengan sangat detail dan teliti oleh Tumpal. Bahkan draftnya mencapai 17 draft. Jadi di setiap draft itu kita diskusi, kita lihat realita. Jadi ditulis ulang, kita diskusi lagi, sehingga mencapai 17 draft,” kata Mandy Marahimin selaku produser film saat acara press screening di Bioskop XXI Epicentrum Mall, Jakarta, 28 April 2026 lalu.

Film ini menceritakan Mama (Marissa Anita), ibu tunggal dari Johan (Yusuf Mahardika), yang berusaha keras melindungi Johan dari dunia yang ia pikir akan menyakitinya. Berdua, mereka semula menjalani kehidupan tenang dan monoton. Kehidupan berubah menjadi penuh intrik dan ketegangan, ketika Arumi (Zulfa Maharani) datang ke dalam hidup Johan.

Saat Johan mengajak Arumi untuk tinggal bersama mereka, hubungannya dengan Mama tidak pernah sama lagi. Ketegangan demi ketegangan terjadi, sampai akhirnya Mama memutuskan ada yang harus segera dilakukan.

Ditanya soal inspirasinya dalam membuat cerita Crocodile Tears, sang sutradara, Tumpal Tampubolon menjelaskan, “Alasan utama saya adalah kerinduan melihat keluarga yang jarang direpresentasikan di sinema indonesia. Ada kutipan: ‘Sebuah keluarga bahagia itu mirip satu sama lain. Tapi setiap keluarga yang tidak bahagia, tidak bahagia dalam caranya masing-masing.’ Nah, keluarga di Crocodile Tears tidak bahagia dengan caranya yang unik yaitu di taman buaya. Akhirnya melibatkan begitu banyak buaya.”

“Tapi itu adalah suatu yang dari dulu sebagai penonton film saya ingin melihat gitu. Karena representasi saja kayak waktu saya lihat bentuk-bentuk keluarga di sinema indonesia yang utuh, baik-baik aja, kalau ada konflik nanti bersatu lagi. Ada semacam rasa sedih dalam diri saya. Rasa bersalah, rasa kurang. Mungkin representasi yang paling mirip atau yang membuat saya cukup tentram yaitu di budaya populer Indonesia itu kaleng biskuit khong guan itu. Ada Ibu dan 2 anaknya,” lanjutnya.

Crocodile Tears membawa angin baru bagi sinema Indonesia, khususnya film bertema keluarga. Film ini telah diakui di 33 festival film dunia sejak pemutaran pertamanya di Toronto International Film Festival pada 2024.

Cerita yang unik juga membawa Crocodile Tears ke ajang festival-festival film internasional lainnya seperti Busan International Film Festival, BFI London Film Festival, Tallinn Black Nights Film Festival, dan Goteborg International Film Festival.

Tidak berhenti di situ, film ini turut masuk di Adelaide Film Festival, Torino Film Festival, Red Sea International Film Festival, dan lainnya. Apresiasi yang datang dari berbagai penjuru dunia menjadi bukti nyata bahwa cerita yang lahir dari tanah Indonesia mampu berbicara kepada penonton global.

Pembuatan film yang diproduksi oleh Talamedia tersebut turut melibatkan Acrobates Films, Giraffe Pictures, Poetik Films, dan 2Pilots Filmproduction. Dukungan untuk produksi film ini juga datang dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan E-Motion Entertainment.

Setelah merambah dunia internasional, kini film Crocodile Tears siap tayang dan menyapa penonton Indonesia di bioskop-bioskop tanah air mulai 7 Mei 2026.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Film Crocodile Tears Tayang 7 Mei 2026, Soroti Relasi Ibu-Anak

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy Astaga! privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us