Kisi-kisi Soal Tes Manajer Koperasi Merah Putih-Kampung Nelayan

kisi-kisi-soal-tes-manajer-koperasi-merah-putih-kampung-nelayan
Kisi-kisi Soal Tes Manajer Koperasi Merah Putih-Kampung Nelayan
Share

Share This Post

or copy the link

tirto.id – Kisi-kisi soal tes Seleksi Kompetensi dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) Manajer Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih telah dirilis. Pendaftar formai tersebut dapat mempelajarinya agar mendapat hasil yang optimal.

Sesuai jadwal, tes CAT Manajer Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih digelar pada 5–14 Mei 2026. Tahap ini hanya dapat diikuti oleh pendaftar yang telah memenuhi syarat dalam seleksi administrasi.

Secara keseluruhan, proses seleksi manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026 digelar dengan mengedepankan keterbukaan, transparan, akuntabel, dan tanpa pungutan biaya alias gratis. Rekrutmen ini dikoordinasikan oleh BP Badan Usaha Milik Negara (BUMN) didukung lintas kementerian dan lembaga.

Kisi-kisi Soal Tes CAT Manajer Koperasi Merah Putih-Kampung Nelayan

Tes CAT digelar untuk menguji kapasitas pendaftar dalam mengelola dana, aset, dan anggota secara efektif. Dengan kinerja yang optimal, pendaftar yang lolos dapat menggerakkan perekonomian secara massif untuk kesejahteraan masyarakat desa atau nelayan setempat.

Berdasarkan dokumen pedoman rekrutmen yang diterbitkan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Sumber Daya Manusia (SDM) Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), tes CAT terdiri dari dua materi. Materi CAT untuk formasi Manajer Koperasi Merah Putih yaitu Tes Potensi Kognitif dan Tes Manajemen Koperasi.

Sementara, materi CAT untuk pendamping Kampung Nelayan Merah Putih yaitu Tes Potensi Kognitif dan Tes Manajemen Kelautan dan Perikanan

Tes Potensi Kognitif terdiri dari 6 subtes. Tujuannya untuk mengukur kemampuan yang berkaitan dengan bahasa, hitungan, pengetahuan umum, pola gambar, abstraksi ruang, dan menentukan bentuk. Pendaftar akan mengerjakan tes ini kurang lebih 50 menit dengan nilai ambang batas 110.

Pada materi Tes Manajemen Koperasi atau Manajemen Kelautan dan Perikanan, pendaftar akan mengerjakan 20 butir soal, dengan bobot jawaban benar bernilai 5 dan salah atau tidak menjawab bernilai O.

Adapun kelulusan tes CAT ditentukan berdasarkan pemenuhan nilai ambang batas Tes Potensi Kognitif sebanyak 3 kali jumlah formasi dan memiliki nilai Tes Potensi Kognitif tertinggi.

Jika ditemukan kesamaan nilai, maka peserta dengan nilai tes manajemen tertinggi yang akan dinyatakan lolos tahap berikutnya. Jika masih tetap ditemukan kesamaan nilai, maka pendaftar dengan IPK yang lebih tinggi yang akan lolos.

Jika besaran IPK masih sama, maka penentu kelulusan diletakkan pada pendaftar dengan usia paling tua. Jika usia tetap sama dan berada pada batas 3 kali jumlah formasi, maka keseluruhan peserta berhak mengikuti seleksi berikutnya.

Perlu diketahui, tes CAT bersifat menggugurkan. Sebab itu, peserta perlu memperoleh nilai yang tinggi dan menempati pemeringkatan teratas agar dapat lolos ke tahap berikutnya yaitu Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT).

Jika tidak ada perubahan jadwal, tes SKT akan berlangsung pada 24 Mei–7 Juni 2026. Kemudian, mengumuman hasil akhir atau kelulusan disiarkan pada 15–17 Juni 2026.

Berikut kisi-kisi soal CAT Manajer Koperasi Merah Putih dan pendamping Kampung Nelayan Merah Putih:

Kisi-kisi Soal Manajer Koperasi Merah Putih

1. Tes Potensi Kognitif

  • Durasi Waktu: 50 menit
  • Nilai ambang batas: 110
  • Jumlah Subtes: 6

2. Tes Manajemen Koperasi

  • Jumlah soal: 20 butir
  • Bobot jawaban benar: 5
  • Bobot jawaban salah: 0

Pendamping Kampung Nelayan Merah Putih

1. Tes Potensi Kognitif

  • Durasi Waktu: 50 menit
  • Nilai ambang batas: 110
  • Jumlah Subtes: 6

2. Manajemen Kelautan dan Perikanan

  • Jumlah soal: 20 butir
  • Bobot jawaban benar: 5
  • Bobot jawaban salah: 0

Skema Setelah Lolos Seleksi Akhir Manajer Koperasi Merah Putih & Kampung Nelayan

Setelah dinyatakan lolos seleksi akhir, calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan pendamping Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) perlu melengkapi berkas persyaratan dan menandatangani surat penawaran kerja sesuai waktu yang ditentukan.

Apabila tidak dapat memenuhi persyaratan dalam kurun waktu yang ditentukan, maka dinyatakan tidak memenuhi syarat dan dilakukan penggantian sesuai ketentuan.

Selanjutnya, calon manajer KDKMP dan pendamping KNMP akan mengikuti pelatihan Manajerial dan Kompetensi Bidang yang dilaksanakan oleh Kementerian Koperasi. Tak hanya itu, calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih juga wajib mengikuti pelatihan dasar kemiliteran yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertahanan.

Selanjutnya, calon manajer KDKMP dan pendamping KNMP akan bekerja di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Agrinas Pangan Nusantara.

Sementara, peserta yang lolos rekrutmen Kampung Nelayan Merah Putih juga berada di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara. Selama dua tahun untuk mendapat pelatihan dan pendampingan sebelum ditempatkan di masing-masing lokasi penempatan.

Dalam skema pemerintah, pendaftar yang lolos akan menandatangani Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun. Setelah itu, calon manajer KDKMP akan ditempatkan di lokasi KDKMP sesuai penempatan dan akan dievaluasi kinerjanya secara berkala.

Pembaca dapat mengakses artikel mengenai Koperasi Merah Putih melalui tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel Koperasi Merah Putih

tirto.id – Edusains

Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Kisi-kisi Soal Tes Manajer Koperasi Merah Putih-Kampung Nelayan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy Astaga! privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us